Islamic Theology And Rasionalism: Analisis Pemikiran Sutan Takdir Alisyahbana

  • Abdul Kohar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Keywords: Islamic Theology, Rasionalism, Sutan Takdir Alisyahbana

Abstract

This paper explores the thoughts of Sutan Takdir Alisyahbana (STA). STA is referred to as a cultural practitioner, because it discusses more the cultures that enter Indonesia, such as Indian, Hindu, Buddhist, Islamic and native Indonesian culture, even it also discusses western culture. He also wrote a lot such as poetry, novels, philosophy books and he was among the first to make Indonesian terms, so he was called a writer. This research is a type of library research (library research) by presenting qualitative-interpretative data. The purpose of this study is to reveal the fact that the religion of Islam in Indonesia is a religion that does not dichotomize between the reality supported by invoices and spiritual reality because Islam today is deeply engrossed in the history of the development of Islam in the time of the Prophet Muhammad, also today Islam is shackled with religious myths, so as to be able to resolve Islam in Indonesia, it cannot develop and is anti-Western rationality. STA thinking is rooted in the humanist understanding that developed in Europe from the Renaissance to the rise of new-positivism. Its humanism is built on human liberation from the shackles of mythology and religion.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abidin, Mas’oed, dan Pusat Pengkajian Islam dan Minangkabau, ed. Ensiklopedi Minangkabau. Ed. awal. Padang: Pusat Pengkajian Islam dan Minangkabau, 2005.

Aden Wijdan S. Z, ed. Pemikiran & peradaban Islam. Cet. 1. Yogyakarta: Pusat Studi Islam, Universitas Islam Indonesia : Safiria Insania Press, 2007.

Alisjahbana, S. Takdir. Manusia renaisans Indonesia: Prof. Dr. Mr. Sutan Takdir Alisjahbana: simposium internasional para pakar tentang relevansi kekinian dan kemasadepanan pembaharuan pemikiran dan gagasan budaya, bahasa, filsafat, sastra keindonesiaan Prof. Dr. Mr. Sutan Takdir Alisjahbana. Cet. 1. Jakarta: Dian Rakyat, 2008.

———. Pemikiran Islam dalam menghadapi globalisasi dan masa depan umat manusia: kumpulan esai. Cet. 1. Jakarta: Dian Rakyat, 1992.

———. Pemikiran Islam dalam menghadapi globalisasi dan masa depan umat manusia: kumpulan esai. Cet. 1. Jakarta: Dian Rakyat, 1992.

Alisjahbana, Sutan Takdir. Pembangunan ekonomi & [i. e. dan] etik ekonomi Islam: prasaran dalam konperensi Himpunan Falsafah Indonesia, Djakarta, 13-16 Djanuari 1972. Jakarta, 1972.

———. Perkembangan sejarah kebudayaan Indonesia dilihat dari jurusan nilai-nilai: ceramah pada tanggal 11 Februari 1975 di Gedung Kebangkitan Nasional, Jakarta. Jakarta: Idayu Press, 1977.

Alisjahbana, Sutan Takdir, dan Ignas Kleden. Kebudayaan sebagai perjuangan: perkenalan dengan pemikiran S. Takdir Alisjahbana. Jakarta: Dian Rakyat, 1988.

Asy’ari, Abuhasan, ed. STA dalam kenangan. Cet. 1. Jakarta: Dian Rakyat, 2008.

Chisaan, Choirotun. Lesbumi: strategi politik kebudayaan. Cet. 1. Yogyakarta: LKiS : Distribusi, LKiS Pelangi Aksara Yogyakarta, 2008.

Christie, Clive J. Southeast Asia in the twentieth century: a reader. London ; New York: Tauris, 1998.

Fridiyanto. Kaum intelektual dalam catatan kaki kekuasaan. Lampung: Gre Publishing, 2018.

Gama Media (Firm), ed. Etos kita: moralitas kaum intelektual. Cet. 1. Yogyakarta: Gama Media bekerja sama dengan Teknokra, 2002.

Hadi, Sumasno. “Pemikiran Sutan Takdir Alisyahbana Tentang Nilai, Manusia, Dan Kebudayaan.” Jurnal Filsafat 21, no. 1 (22 September 2016): 1–19. https://doi.org/10.22146/jf.3118.

Janarto, Herry Gendut. Matiur M. Panggabean, bunga pansur dari Balige: pengabdian dan keteguhan iman seorang istri prajurit. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2010.

Laffan, Michael Francis, Indi Aunullah, dan Rini Nurul Badariah. Sejarah Islam di Nusantara. Yogyakarta, 2015.

Magnis-Suseno, Franz. Pijar-pijar filsafat: dari Gatholoco ke filsafat perempuan, dari Adam Müller ke Postmodernisme. Yogyakarta: Penerbit Kanisius, 2005.

Malik, Abdul. Menjemput tuah, menjunjung marwah. Cetakan pertama. Depok, Indonesia: PT Komodo Books, 2012.

Mujīburraḥmān. Feeling Threatened: Muslim-Christian Relations in Indonesia’s New Order. ISIM Dissertations. Amsterdam: Amsterdam Univ. Press [u.a.], 2006.

Noor, Acep Zamzam. 33 tokoh sastra Indonesia paling berpengaruh. Cetakan pertama. Jakarta: KPG (Kepustakaan Populer Gramedia), 2014.

Nurcholish Madjid, dan Muhamad Wahyuni Nafis. Islam agama kemanusiaan: membangun tradisi dan visi baru Islam Indonesia. Jakarta: Dian Rakyat, 2010.

Rendo bangku Koto Gadang. Guguk Malintang, Padangpanjang Timur, Padangpanjang, Sumatera Barat: ISI Padangpanjang, 2016.

Sachari, Agus. Estetika. Bandung: Penerbit ITB, 2002.

Saleh, Fauzan. Modern trends in Islamic theological discourse in 20th century Indonesia: a critical study. Social, economic, and political studies of the Middle East and Asia, v. 79. Leiden ; Boston: Brill, 2001.

Sarumpaet, Riris K., ed. Sastra masuk sekolah. Cet. 1. Magelang: IndonesiaTera, 2002.

Sondakh, A. J., Richard A. D. Siwu, dan Reiner Emyot Ointoe. Si tou timou tumou tou =: Manusia hidup untuk memanusiakan manusia: refleksi atas evolusi nilai-nilai manusia. Cet. 2. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 2003.

Syukur, M. Amin. Teologi Islam terapan: upaya antisipatif terhadap hedonisme kehidupan modern. Solo: Tiga Serangkai Pustaka Mandiri, 2003.

Tangkilisan, Yuda B., M. Iskandar, dan Indonesia, ed. Penulisan sejarah: pemikir kebudayaan. Cet. 1. Jakarta: Direktorat Nilai Sejarah, Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, 2010.

Widjojo, Muridan S., dan Mashudi Noorsalim, ed. Bahasa negara versus bahasa gerakan mahasiswa: kajian semiotik atas teks-teks pidato Presiden Soeharto dan selebaran gerakan mahasiswa. Cetakan pertama. Jakarta: LIPI Press, 2004.

Yudiono K. S. Pengkajian kritik sastra Indonesia. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia, 2009.

Yuhasnil, Yuhasnil. “Perubahan Nilai Nilai Budaya Dalam Proses Modernisasi Di Indonesia.” Menara Ilmu 13, no. 5 (14 April 2019). https://doi.org/10.33559/mi.v13i5.1375.

Published
2020-01-13
How to Cite
Kohar, A. (2020). Islamic Theology And Rasionalism: Analisis Pemikiran Sutan Takdir Alisyahbana. Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman, 31(1), 103-122. https://doi.org/10.33367/tribakti.v31i1.986