Motif Orang Tua Santri di Pondok Pesantren HM Lirboyo

  • Marzuki Marzuki Institut Agama Islam Tribakti Kediri
  • Ahmad Masrukin Institut Agama Islam Tribakti Kediri
Keywords: Motif Orang Tua, Santri

Abstract

Tulisan ini bermaksud menjelaskan motif  yang mendasari orang tua memilih pondok pesantren sebagai tempat pendidikan anaknya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif fenomenologi dengan subjek penelitian orang tua santri, pengurus pondok pesantren, dan santri. Hasil penelitian menyimpulkan alasan yang mendasari memilih pondok pesantren adalah pertama, alasan agama dan ideologis, yaitu orang tua santri berharap anaknya dapat meneruskan kiprah perjuangan mereka di masyarakat dengan mengajarkan Islam Ahlusunah wal Jama’ah. Konsep moderasi Islam selalu diajarkan dalam pesantren, mereka para alumni dapat diterima dengan mudah oleh masyarakat. Kedua, lingkungan keluarga dan masyarakat. Orang tua menyadari tentang kondisi di sekitar mereka dengan berbagai bentuk kenakalan remaja yang berpengaruh pada perilaku anaknya. Mereka tidak dapat mengatasi persoalan itu secara sendiri, alternatif mengatasi persolan itu orang tua memilih anaknya untuk belajar di pondok pesantren.  Ketiga, pendidikan dalam pondok pesantren. Selain belajar formal, di pondok pesantren ada kegiatan pembelajaran lain, aturan dan pengawasan. Setiap hari di pondok pesantren diisi dengan berbagai kegiatan, dalam bentuk madrasah, jam’iyyah, musyawarah, mengaji, muratil dan lainnya. Kegiatan yang ketat dibarengi dengan aturan yang ketat. Berbagai aturan dibuat untuk mengatur santri pada setiap harinya. Dalam waktu 24 jam santri  melakukan berbagai aktivitas. Terakhir ada pengawasan dari pengurus, santri mendapatkan pengawasan, setiap pelanggaran yang dilakukan oleh santri akan mendapatkan teguran, peringatan bahkan takzir dari pengurus.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alatas, Syed Naquib. Islam and Secularism dalam Sungai tak Bermuara. Jakarta: Diwan, 2006.

AM, Sardiman. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers, 2014.

Astuti, Rahma Dani Pudji. “Perubahan Pondok Pesantren Modern di Perkotaan”. Masyarakat; Jurnal Sosiologi. 2 ( Juli, 2017).

“Hasil Pencarian - KBBI Daring.” Accessed February 2, 2018. https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/motif

Erdiyanti. “Fenomena Orangtua dalam memilih lembaga pendidikan Islam”. Jurnal Fenomenologi, No.2, (Februari, 2012).

Fuad, A. Jauhar. “Pendidikan Karakter Dalam Pesantren Tasawuf”. Jurnal Pemikiran Keislaman, Vol. 23 No. 1 Januari 2012.

Kalil. Wawancara. Kediri, 16 Juli 2018.

Karduki. Wawancara. Kediri, 24 Maret 2018.

Maksudi. Wawancara. Kediri, 20 Maret 2018.

Mamlukhah. “Motivasi Orang tua Memilih Pondok Pesantren Sebagai Sarana Pendidikan Moral Anak”. Jurnal Darussalam; Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam,.2 (April, 2017).

Mustofa, Idam. “Komitmen Orang Tua Dalam Pendidikan Anak.” Intizam, Jurnal Manajemen Pendidikan Islam 2, no. 1 (October 25, 2018): 23–38.

Nasruddin. Wawancara. Kediri, 24 maret 2018.

Salma, Zakiati. “Tanggungjawab Orangtua Dalam Membentuk Kepribadian Anak Perspektif Alquran dan Psikologi.” AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis 1, no. 1 (June 27, 2017): 67–80. https://doi.org/10.29240/alquds.v1i1.183.

Tosin. Wawancara. Kediri, 12 Juli 2018.

Wahyi, Hasby. “Keluarga Sebagai Basis Pendidikan”. Jurnal Ilmiah Didaktika, 2 (Februari, 2012).

Yanuki. Wawancara.Kediri, 21 Maret 2018.

Zubaidi. Desain Pendidikan Karakter. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2012.

Published
2019-02-01
How to Cite
Marzuki, M., & Masrukin, A. (2019). Motif Orang Tua Santri di Pondok Pesantren HM Lirboyo. Jurnal Pemikiran Keislaman, 30(1), 166-181. https://doi.org/10.33367/tribakti.v30i1.667