Analisis Akad Tabarru' Perspektif Dewan Syariah Nasional Majlis Ulama Indonesia (DSN-MUI) di Asuransi Jiwa Bersama Bumi Putera Syari'ah Kediri

  • Fachrul Fuadi Institut Agama Islam Tribakti Kediri
  • Ahmad Badi' Institut Agama Islam Tribakti Kediri
Keywords: Akad Tabarru’, Dewan Syariah Nasional, Majelis Ulama Indonesia, Asuransi Jiwa

Abstract

Perbedaan mendasar antara asuransi konvensional dan asuransi syariah terletak pada prinsip dasar yang digunakan untuk menjalankan bisnis asuransi. Prinsip dasar Asuransi Syariah adalah hukum Islam, selain itu asuransi syariah diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS). Berbeda dengan Asuransi Konvensional yang tidak didasari dengan hukum Islam dan tidak diawasi oleh DPS. Dalam menjalankan usahanya agar sesuai dengan prinsip-prinsip syariah Islam, AJB Bumiputera Syariah menggunakan akad tabarru sebagai akad yang mendasari setiap produk Asuransi Syariah. Berbeda dengan asuransi konvensional yang dilandasi dengan akad tabaduli atau muawadhah. Tulisan ini akan menguraikan kesenjangan antara teori akad tabarru dengan praktek pada Asuransi Syariah yang memfokuskan pada pelaksanaan Akad Tabarru pada AJB Bumiputera Syariah Kediri dan penerapan Akad Tabarru pada AJB Bumiputera Syariah Kediri ditinjau menurut fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) nomor 53 tahun 2006.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ali, Zainuddin. Hukum Asuransi Syariah. Jakarta: Sinar Grafika, 2016.

Djazuli dan Yadi Junwari. Lembaga-lembaga Perekonomian Umat. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2002.

Hasanuddin dan Ichwan Sam. Himpunan Fatwa Dewan Syariah Nasional. Ciputat: Gaung Persada, 2006. Http://www.bumiputrasyariah.co.id, diakses 24 Maret 2018.

Puspitasari, Novi. Manajemen Asuransi Syariah. Yogyakarta: UUI Press, 2015.

Sula, Muhammad Syakir. Asuransi Syariah (Life and General). Jakarta: Gema Insani, 2004.

Published
2018-07-31
How to Cite
Fuadi, F., & Badi’, A. (2018). Analisis Akad Tabarru’ Perspektif Dewan Syariah Nasional Majlis Ulama Indonesia (DSN-MUI) di Asuransi Jiwa Bersama Bumi Putera Syari’ah Kediri. Jurnal Pemikiran Keislaman, 29(2), 346~368. https://doi.org/10.33367/tribakti.v29i2.601