URGENSI TAFSIR MAUDHU`I (KAJIAN METODOLOGIS)

  • Makhfud Makhfud Institut Agama Islam Tribakti Kediri
Keywords: Urgensi, Tafsir Maudhu`i, Metodologis

Abstract

Al-Quran sesungguhnya dipenuhi topik-topik yang sangat urgen kita dekati dengan metode tematik. Seandainya pendekatan ini benar-benar direalisasikan dengan penuh kesungguhan, tampaklah kepada kita kandungan-kandungan al-Quran berupa: penerapan syariat yang cocok untuk setiap waktu dan tetap; sesungguhnya ragam hidayat al-Quran bukanlah suatu pelajaran yang mengawang-awang, tetapi menyentuh kejadian-kejadian yang menimpa kelompok manusia baik personal maupun kolektif; dengan tafsir tematik, kita dapat menetapkan hukum-hukum universal bagi seluruh masyarakat muslim yang sumbernya tetap satu, yaitu al-Quran;. Salah satu pesan Ali bin Abi Thalib adalah: Ajaklah al-Quran berbicara atau biarkan ia menguraikan maksudnya. Pesan ini mengharuskan penafsir merujuk kepada al-Quran dalam rangka memahami kandungannya. Dari sini lahir metode maudhu`i di mana mufasirnya berupaya menghimpun ayat-ayat al-Quran dari berbagai surat yang berkaitan dengan persoalan atau topik yang ditetapkan sebelumnya.kemudian penafsir membahas dan menganalisa kandungan ayat-ayat tersebut sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh.

References

Abdul Baqi, Muhammad Fuad, al-Mu`jam al-Mufahrats li al-Fadhil Quran
al- Ghiya?y, Abdu al- `A?m Ulum al-Quran, ( D?r ?ayyibah li al-Na?r wa al-Tauz?`) th. 1999, CD Maktabah al-??milah1997.
Ibn Umar Ibn Kats?r, Abu al-Fid? Ism?`il Tafs?r al-Quran al-A?m ( D?r ?ayyibah li al-Na?r wa al-Tauz?`) th. 1999, CD Maktabah al-??milah1997.
Jalal al-D?n al-Suy?i,Abdu al-Ra?m?n Ibn Kam?l al-Itq?n fi Ulmal-Quran, CD Maktabah ??milah 1997
Khal?l, Ali Al- Dzar?t al- Kha?iyyah, ( D?r ?ayyibah li al-Na?r wa al-Tauz?`) th. 1999, CD Maktabah al-??milah1997.
Salthuth, Mahmud, Tafsir al-Quran, ( D?r ?ayyibah li al-Na?r wa al-Tauz?`) th. 1999,. CD Maktabah al-??milah1997.
Published
2016-01-31
How to Cite
Makhfud, M. (2016). URGENSI TAFSIR MAUDHU`I (KAJIAN METODOLOGIS). Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman, 27(1), 13~24. https://doi.org/10.33367/tribakti.v27i1.256