PRINSIP DASAR RANCANG BANGUN EKONOMI SYARI’AH PERSPEKTIF OTORITAS PENGADILAN AGAMA

  • Jamaluddin Jamaluddin IAI-Tribakti

Abstract

Artikel ini membahas tentang bagaimana para pakar ekonomi syariah merumuskan rancang prinsip dasar rancang bangun eknomi syariah. walaupun ada beberapa perbedaan dalam struktur dan tata urutanya, tetapi secara subtansinya sama dengan yang lainya. Ada beberapa prinsip dasar terhadap rancang bangun ekonomi syariah. Muhammad mengatakan bahwa bangunan ekonomi syariah diletakkan pada 5 (lima) fondasi, yaitu : Ketuhanan (Ilahiah), keadilan (al-Adl), kenabian (an-Nubuwah), pemerintahan (al-Khalifah), dan hasil/kuntungan (al-Maad). Kelima fondasi tersebut dapatnya menjadikan aspirasi dalam menyusun teori-teori ekonomi syariah

Downloads

Download data is not yet available.

References

al-Qardhawi, Yusuf. Ijtihad Komtemporer, Kodev Etik dan Berbagai Penyimpangan, terj. Abu Barzani, (Surabaya: Risalah Gusti, 2000)

Arifin, Jaenal. Jejak Langkah Peradilan Agama di Indonesia, (Jakarta: PT Khaarisma Putra Utama, 2013)

Iqbal, Munawar. Economic Teaching of Prophet Muhammad, (May Peace Upon Rim, 1999)

Manan, Muhammad Abdul, Islamic Economic, Theory and Practice, (Cambridge: Hourder and Stoughton, Ltd)

Muhammad, Ekonomi Makro dalam Perspektif Islam, (Yogyakarta: Fakultas Hukum UGM, 2004)

Musykuroh, Ely. Pengantar Teori Ekonomi, Pendekatan pada Teori Ekonomi Makro Islam, (Panoraga: STAIN Panoraga Press, 2008)

Soemitro, Rachmat. Hukum Ekonomi (Economic Law), Kertas Kerja pada Simposium Pembinaan Hukum Nasional, BPHN, (Jakarta: UI Press, 2008)

Siddiqi, Muhammad Najetullah. Rule of the State in the Ekonomic, In Islamic Perspective, (UK. The Islamic Foundation, 1992)

Published
2016-04-08
How to Cite
Jamaluddin, J. (2016). Jurnal Pemikiran Keislaman, 26(1), 103-117. https://doi.org/10.33367/tribakti.v26i1.205