REORIENTASI PENDIDIKAN KEINDONESIAAN DALAM PENGEMBANGAN ILMU PENDIDIKAN BERBASIS BUDAYA INDONESIA

  • Turmudi Abror

Abstract

Berbicara tentang nilai budaya lokal sebagai produk kebudayaan komunitas lokal, keberadaannya dalam tataran nation state semakin hilang, apalagi bila dihadapkan pada kondisi masyarakat global. Kebudayaan nasional Indonesia hanyalah sebagai sebuah objek formal, karena objek materialnya sesungguhnya adalah kebudayaan daerah termasuk di dalamnya nilai-nilai pendidikan di daerah.
Oleh sebab itulah dalam kajian pemikiran pendidikan Indonesia diperlukan suatu invention of tradition untuk mewujudkan sebuah bangunan keilmuan pendidikan bertipe non western yang berupaya dengan penuh kesadaran melakukan kegiatan kongkret berkelanjutan untuk memperbaiki, merombak, memperbarui tata kehidupan, tata masyarakat atau tata negara yang meneguhkan nilai.
Kajian budaya memanfaatkan multidisiplin dalam kajian-kajian perspektif kebudayaan. Sebagaimana diketahui bersama bahwa kebudayaan memiliki tujuh sektor kebudayaan universal, yaitu kesenian, sistem teknologi, religi, organisasi sosial, sistem pengetahuan, sistem ekonomi, dan bahasa
Published
2013-03-04
How to Cite
Abror, T. (2013). REORIENTASI PENDIDIKAN KEINDONESIAAN DALAM PENGEMBANGAN ILMU PENDIDIKAN BERBASIS BUDAYA INDONESIA. Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman, 21(1). https://doi.org/10.33367/tribakti.v21i1.117