Gerakan Moderasi Islam Dalam Perspektif Deteksi Dini: Studi Gerakan Pemuda Ansor Kota Kediri

  • Ahmad Subakir Institut Agama Islam Negeri Kediri, Indonesia
  • Ahmad Khoirul Mustamir Institut Agama Islam Tribakti Kediri, Indonesia
Keywords: Islamic Moderation Movement, Early Detection, GP Ansor

Abstract

This study discusses radicalism and deradicalism, and the Youth Movement (GP Ansor) which seized the attention of researchers and academics. They put up a fight by using the perspective of moderatism based on Ahlussunah wal Jamaah aN Nahdliyah and Indonesian values. This perspective was also carried out by all members of the Board of Management of the Ansor Youth Movement (PC GP Ansor) of Kediri City. This research is descriptive qualitative research with a case study approach. The results of this study indicate that GP Ansor of Kediri City is able to carry out resistance and early detection of radicalism in the City of Kediri. They tried to take over public places and facilities to spread the idea of Islam Ahlussunnah Wal Jamaah An Nahdhiyah.

References

Arif, Syaiful. “Kontradiksi Pandangan HTI atas Pancasila.” Jurnal Keamanan Nasional 11, no. 1 (2016): 19–34.

Arifan, Fadh Ahmad. “Paham Keagamaan Hizbut Tahrir Indonesia.” Jurnal Studi Sosial 6, no. 2 (2014): 94–102.

Arifin, Muhammad. Cara Dakwah HTI yang Semakin Halus, 17 Mei 2019.

Arifin, Syamsul. “Gerakan Keagamaan Baru dalam Indonesia Kontemporer: Tafsir Sosial atas Hizbut Tahrir.” At-Tahrir 14, no. 1 (2014): 117–38.

———. “Pertautan Agama Dalam Ideologi dan Gerakan Sosial: Pengalaman Hizbut Tahrir Indonesia.” Akademika 18, no. 2 (2006): 20.

Burhan, Falka. “Analisis wacana Terhadap Teks Berita Pembubaran HTI pada Media Online Liputan6.com Terbitan Mei-Juli Tahun 2017.” Jurnalisa 3, no. 1 (2017): 121–35.

Burhani, Ahmad Najib. “The Banning of Hizbut Tahrir and the Consolidation of Democracy in Indonesia.” ISEAS Perspective 7, no. 1 (2017): 1–10.

Coser, Lewis A. The Function of Social Conflict. New York: Free Press, 1956.

Damaitu, Emanuel Raja. “Wewenang Pemerintah dalam Pembubaran Organisasi Masyarakat.” Lentera Hukum 4, no. 3 (2017): 150–63.

Dawson, Lorne L. “Who Joins New Religious Movements and Why: Twenty Years of Research and What Have We Learned?” Dalam Cults and New Religious Movements: A Reader, disunting oleh Lorne L. Dawson. New Jersey: Blackwell Publishing, 2003.

Dodi, Limas. “Sentiment Ideology: Membaca Pemikiran Lewis A. Coser dalam Teori Fungsional tentang Konflik (Konsekuensi Logis dari sebuah Interaksi di antara Pihak Jamaah LDII dengan Masyarakat sekitar Gading Mangu-Perak-Jombang).” Al-’Adl 10, no. 1 (2017): 104–24.

Hayati, Nilda. “Konsep Khilafah Islamiyyah Hizbbut Tahrir Indonesia: Kajian Living Al-Quran Perspektif Komunikasi.” Episteme 12, no. 1 (2017): 172.

Heri, Agus. HTI Menjalankan Fungsi Partai Politik, 22 Mei 2019.

Hilmy, Masdar. “Akar-Akar Transnasionalisme Islam Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).” Islamica 6, no. 1 (2011): 3.

Irkhami, Nafis. “The Economic-Political Concept of Hizbut Tahrir Indonesia: Reflection on The Early Islamic Thoughts.” IJIMS (Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies) 4, no. 1 (2014): 105–34.

Islam, Mufatihatul, dan Sudono Syueb. “Analisis Wacana Kritis Konsepsi Relasi Agama dan Negara Hizbut Tahrir Indonesia.” Jurnal Kajian Agama 1, no. 2 (2015): 111–21.

Jamilah, Sitti. “Gerakan Hizbut Tahrir Di Kota Pare-Pare (Membaca Pengaruh Pemikiran Taqiyuddin al-Nabhani.” Jurnal Diskursus Islam 3, no. 1 (2015): 1–19.

Jonkennedi, Jonkennedi. “Gerakan Hizbut Tahrir dan Realitas Politik Islam Kontemporer di Indonesia.” Komunika 6, no. 1 (2012): 149.

Lev, Daniel S. Transition To Guided Democracy: Indonesian Politics, 1957-1959. New York: Cornel University, 1966.

Lofland, John. Analyzing Social Setting: A Guide to QualitativeObservation and Analysis. Belmont: Wadsworth Publishing Company, 1984.

Lubis, Erni Sari Dwi Devi, dan Ma’arif Jamuin. “Infiltrasi Pemikiran dan Gerakan HTI di Indonesia.” Suhuf 27, no. 2 (2015): 161–72.

Moleong, Lexy J. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2017.

Mufid, Ahmad Syafi’I. Tangklukan Abangan dan Tarekat Kebangkitan Agama di Jawa. Jakarta: Yayasan Obor, 2006.

Nalle, Victor Imanuel W. “Asas Contarius Actus pada Perppu Ormas: Kritik dalam Perspektif Hukum Administrasi Negara dan Hak Asasi Manusia.” PJIH (Padjajaran Jurnal Ilmu Hukum) 4, no. 2 (2017): 244–62.

Nasir, M. Ridlwan. Dialektika Islam dengan Problem Kontemporer. Yogyakarta: LKiS, 2006.

Novitasari, Devi. HTI hanya Dicabut Izinnya, Bukan Dibubarkan Pemerintah, 1 Mei 2019.

Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 Tentang Organisasi Kemasyarakatan, Pub. L. No. Perppu No.2/2017 (2017).

Qohar, Abdul. “Eksistensi Gerakan Ideologi Transnasional HTI Sebelum dan Sesudah Pembubaran.” Kalam 11, no. 2 (2017): 366.

Rafiuddin, Mohamad. “Mengenal Hizbut Tahrir (Studi Analisis Ideologi Hizbut Tahrir vis a vis NU.” Islamuna 2, no. 1 (2015): 29–55.

Rais, M. Amin. “Kata Pengantar.” Dalam Islam dan Pembaharuan: Ensiklopedi Masalah-Masalah, disunting oleh John L. Esposito, diterjemahkan oleh Machnun Husein, ix. Jakarta: Rajawali Press, 1993.

Schwarz, Fred. You Can Trust the Communists. New Jersey: Prentice-Hall Inc., 1960.

Published
2020-07-19
How to Cite
Subakir, A., & Mustamir, A. K. (2020). Gerakan Moderasi Islam Dalam Perspektif Deteksi Dini: Studi Gerakan Pemuda Ansor Kota Kediri. Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman, 31(2), 187-201. https://doi.org/10.33367/tribakti.v31i2.1013

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.