Gender dan Orientasi Seksual Waria: Faktor Pembentukannya pada Lingkungan Keluarga

  • Harpan Reski Mulia UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Keywords: Family roles, Gender, Sexual orientation, Transgender

Abstract

This paper specifically explores the role of the family in shaping the gender identity of shemale and how the gender of shemale refers to their sexual orientation. This research conduct in Yogyakarta with a qualitative research method. Data obtained by using interviews, observation, and documentation. The subjects in this study were six transgender people. The research data was then analyzed by referring to Miles and Huberman's opinion, namely data reduction, data presentation, and conclusions. This study shows that the family has a role in shaping the identity of transgender women, both indirectly and indirectly, namely by giving toys that are not by gender, providing bullying with the call of transgender. The family's direct role is to direct children to become transgender women because "Banci" people perceive them as sacred people in some cultures. This study also shows that sexually transgender women are men, while their sexual orientation likes men. Transgender women are categorized as homo because they understand that they have a female soul to carry out roles as women in all respects, including sexual relations.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alves, M. J. H., Parente, J. S., & Albuquerque, G. A. (2016). Homosexual orientation in childhood and adolescence: Experiences of concealment and prejudice. Reprodução & Climatério, 31(2), 68–75.

Arfanda, F., & Anwar, S. (2015). Konstruksi Sosial Masyarakat Terhadap Waria. KRITIS : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin, 1(1), 93–102.

Azisah, S., Mustari, A., Himayah, & Masse, A. (2016). Buku Saku: Kontekstualisasi Gender, Islam dan Dudaya. UIN Alauddin Press.

Boellstorff, T. (2005). The gay archipelago: Sexuality and nation in Indonesia. Princeton University Press.

Creswell, J. W. (2017). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches 4th ed (A. Fawaid & R. K. Pancasari, Penerj.). Pustaka Pelajar.

Faidah, M. (2014). Religiusitas dan Konsep diri Kaum Waria. Jurnal Studi Gender Indonesia, 4(1), Article 1.

Foucault, M. (2014). Ingin Tahu Sejarah Seksualitas. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Gozan, M. (2016). Perilaku Homoseksual: Mencari Akar Faktor Genetik. Dalam D. Setiawan, Adrian, & Suhairi (Ed.), Prosiding Seminar Internasional: Tinjauan terhadap Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) dari Perspektif Hukum, Pendidikan dan Psikologi (hlm. 75–86). Program Pascasarjana STAIN Jurai Siwo Metro Lampung.

Gozan, M. (2017). Perilaku Homoseksual: Mencari Akar Pada Faktor Genetik. Nizham Journal of Islamic Studies, 4(1), 75–87.

Keirns, N. J., Strayer, E., Griffiths, H., Cody-Rydzewski, S., Scaramuzzo, G., Sadler, T., Vyain, S., Bry, J. D., Jones, F., & OpenStax College. (2016). Introduction to sociology 2e. Openstax College.

Kifrawi. (2016). Penanaman Nikai Akhlak Pada Anak Usia Dini. Dalam Strategi Pendidikan Anak Usia Dini dalam Membina Sumber Daya Manusia Berkarakter (hlm. 84–98). Perdana Publishing.

Mulia, H. R. (2020). Pendosa!!! Kajian Stigma dan Identitas Kelompok Marginal Waria. Insan Cendekia Mandiri.

Nurfadillah. (2019). Pola Adaptasi Keagamaan dan Cultural Bissu Bugis di Masyarakat Segeri Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan. Dalam Otoritas Keagamaan, Politik dan Budaya Masyarakat Muslim (hlm. 323–343). PPS UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Nurlitasari, A. D., Wiyani, C., & Syafitri, E. N. (2019). Hubungan Peran Keluarga Dan Lingkungan Sosial Dengan Identitas Diri Transgender Di LSM Kebaya Yogyakarta. Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta, 6(3), 695–701.

Rokhmah, D. (2015). Pola Asuh dan Pembentukan Perilaku Seksual Berisiko Terhadap Hiv/Aids Pada Waria. KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(1), 125–134.

Rokhmah, D. (2017). Buku Pandauan Orang Tua: Strategi Pencegahan LGBT Pada Anak. Gosyen Publishing.

Saleh, S. (2017). Analisis Data Kualitatif. Pustaka Ramadhan.

Salman, D., & Suardi. (2015). Pembentukan Identitas Kaum Waria Kecamatan Bulukumpa. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 3(1), 47–56.

Sinyo. (2014). Anakku bertanya tentang LGBT: Panduan lengkap orangtua Muslim tentang dunia LGBT. Quanta.

Sinyo. (2016). Lo Gue Butuh Tau LGBT. Gema Insani.

Suardi, N. &. (2017). Relasi dan Perilaku Sosial Biseksual pada Waria di Kota Makassar. Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi), 11(2), 153–166.

Suendri. (2016). Kontrol Orang Tua Terhadap Pencegahan Cyberbullying Pada Penggunaan Internet Bagi Anak Dalam Persfektif Islam. Dalam Strategi Pendidikan Anak Usia Dini dalam Membina Sumber Daya Manusia Berkarakter (hlm. 99–111). Perdana Publishing.

Sugianto, F. (2015). Economic Approach To Law. Prenada Media.

Wahyuni, D. (2018). Peran Orang Tua dalam Pendidikan Seks Bagi Anak untuk Mengantisipasi LGBT. Quantum: Jurnal Ilmiah Kesejahteraan Sosial, XIV(25), 23–32.

Yusran, Y. (2018). ”Bissu” Bukan Waria (Studi Atas Hadis-Hadis Tentang Khuntsa). SOSIORELIGIUS, 3(1), 66–76.

Published
2021-05-24
How to Cite
Mulia, H. R. (2021). Gender dan Orientasi Seksual Waria: Faktor Pembentukannya pada Lingkungan Keluarga. Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi, 6(1), 55-67. https://doi.org/10.33367/psi.v6i1.1328