Pendidikan Spiritual Dalam Tradisi Istighosah Santri Pondok Pesantren Al Mahrusiyah III Ngampel

  • Fuad Hasim Institut Agama Islam Tribakti Kediri
  • Yasin Nurfalah Institut Agama Islam Tribakti Kediri
Keywords: Pendidikan Spiritual, Tradisi, Istighotsah

Abstract

This  research  was  conducted  to  determine  how  spiritual  education  is  in  the istighotsah tradition of HM Al-Mahrusiyah III Ngampel Islamic boarding schools. Spiritual education is education that instills a sense of love for Allah in a person's heart which makes him expect Allah's blessing, both in every word, deed, attitude and behavior. Itighotsah is an expectation of help from Allah, because Allah is the most  helper  of  everything  and  only  Allah  who  grants  all  kinds  of  human  needs that become their wants and needs. In this study, the authors used a descriptive qualitative  approach  which  moved  from  two  questions,  namely;  1)  How  is  the process of Istighotsah activity 2) How is the spiritual change felt after attending Istighotsah.  With  the  questions  that  formulated  the  problem,  the  researcher obtained  the  following  results:  1)  The  pre-istighotsah  stage,  carried  out  for operation.   The   istighotsah stage,   there   are   three   parts   in   it,   the   first   is Muqodimah,  namely  the  Tasbih,  Witir  and  Hajat  circumcision  prayers.  Second Contents, namely tawashul, tahlil and reciting dhikr. Third Closing, read Hisbus Salamah, Hisbun Nasar and prayer istighotsah. Post istighotsah stage. Carry out the subuh prayer in congregation. 2) calms the soul, because in it there are things that bring calm, such as circumcision prayer, dzikrullah in reciting tahlil, tahmit, tasbih, takbir and sholawat.

 

[Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pendidikan spiritual dalam tradisi istighotsah santri Pondok Pesantren HM Al-Mahrusiyah III Ngampel. Pendidikan spiritual merupakan pendidikan yang menanamkan rasa cinta kepada Alloh di dalam hati seseorang yang menjadikannya mengharap ridho Alloh, baik di setiap ucapan, perbuatan, sikap dan tingkah laku. Itighotsah merupakan pengharapan adanya pertolongan dari Alloh, karena Alloh lah yang maha penolong segalanya dan hanya Alloh yang maha mengabulkan atas segala macam kebutuhan manusia yang menjadi keinginan serta kebutuhannya.  Pada penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif diskriptif yang beranjak ari dua pertanyaan, yaitu ; 1) Bagaimana Proses Kegiatan Istighotsah 2) Bagaimana Perubahan Spiritual yang Dirasakan Setelah Mengikuti Istighotsah. Dengan adanya pertanyaan yang menjadi rumusan masalah tersebut, peneliti memperoleh hasil sebagai berikut: 1) Tahap pra istighotsah, dilakukan pengoprakan. Tahap istighotsah, ada tiga bagian didalamnya, pertama Muqodimah, yaitu sholat sunat Tasbih, Witir dan Hajat. Kedua Isi, yaitu tawashul, tahlil dan membaca dzikir. Ketiga Penutup, membaca Hisbus Salamah, Hisbun Nasar dan do’a istighotsah. Tahapan pasca istighotsah. Melaksanakan sholat subuh berjama’ah. 2)  menenangkan jiwa, karena di dalamnya terdapat hal-hal yang mendatangkan ketenangan, seperti sholat sunat, dzikrullah dalam pembacaan tahlil, tahmit, tasbih, takbir dan sholawat]

References

Abd al-Halīm Mahmūd Ali, Al-Tarbīyah al-Rūhīyah. Qāhirah: Dār al-Tauzī’ wa al-Nasyr al-Islāmiyah, 1995.

Afrizal, Wawancara. Kelas Pondok Pesantren HM Al-Mahrusiyah III Ngampel. 12 Juli 2020.

Akmansyah, Muhamad. “Eksistensi Guru (Mursyid) Dalam Pendidikan Spiritual Perspektif Abu Hamid al-Ghozali.” IAIN Raden Lintang, 2015.

Al-Ghazali. Ihya’ ‘Ulumuddin. Kairo: Dar al-Kutub al-Arabiyah, 1988.

Arikunto, Suharsini. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta: Raneka Cipta, 2002.

Asif Muhamad, dan Fadli Zamzami, Wawancara, Pengurus Jami’iyah Pondok Pesantren HM Al-Mahrusiyah, 5 Juli 2020.

Asrul, Anam. “Nilai-nilai Pendidikan Islam Dalam Konsep Emotional Spiritual Qoutent.” Universitas Yudharta, 2018.

Ayyam, Sayidul. Wawancara, Kantor Pondok Pesantren HM Al-Mahrusiyah III Ngampel, 15 Juli 2020.

Buzan, Toni. Kekuatan ESQ: 10 Langkah Meningkatkan Kecerdasan Emosional Spiritual, Indonesia: PT Pustaka Delapratosa, 2003.

Dali, Zulkarnain, “Menejemen Mutu Pondok Pesantran”, At-Ta’lim, Vol. 12, No. 1.

Daud, Ali Muhamad. Pendidikan Agama Islam, Jakarta: PT. Raja Grafindo, 2002.

Dewey. Demokracy and Education, New York: The Free Pers, 2005.

Djumaransjah Muhamad dan abdul Malik Karim Amrulloh. Pendidikan Islam , Menggali Tradisi, Meneguhkan eksistensi, Malang: UIN Malang Perss, 2007.

Dzaky, Wawancara. Santri Pondok Pesantren Lirboyo HM. Al-Mahrusiyah, 10 Juni 2020.

Fauzi, Fuad. “Pendidikan Spiritual Dalam Mengembangkan Karakter Perspektif Imam Al-Gozali.” Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, 2015.

Firman. Wawancara. Santri Pondok Pesantren Lirboyo HM. Al-Mahrusiyah, 10 Juni 2020.

Firza, Wawancara. Kantor Pondok Pesantren HM Al-Mahrusiyah III Ngampel, 25 Juli 2020.

Fuad, A. Jauhar. “Tlatah Dan Tradisi Keagamaan Islam Mataraman,” Jurnal Pemikiran Keislaman 30, no. 1 Hal. 1–27, https://doi.org/10.33367/tribakti.v30i1.659 (2019).

Hafs. Kholid. Wawancara, Kamar Anak Ndalem, Pondok Pesantren Lirboyo HM. Al-Mahrusiyah, 10 Juli 2020.

Hawwa. Said. Pendidikan Spiritual.Yogyakarta: Mitra Pustaka, 2006.

Moleong. Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja Rosda Karya, 2002.

Jadid, Nurul. Tujuan Santri, www.NurulJadid.net, diakses tanggal 20 Desember 2019.

Jejak Pendidikan. “Pengertian Pendidikan Spiritual,” Desember 2016. http://www.jejakpendidikan.com/2016/12/pengertian-pendidikan-spiritual.html.

Khalidiyah, Tuhfatul. “Istighotsah Gus Ali Mustofa Asady Dalam Membangun Emosional Spiritual Qoutient Pada Siswa Dalam Menghadapi Ujian Nasional di Singosari Kabupaten Malang”, Skripsi: UIN Malang, 2019.

Khoerudin, Arif. Wawancara, Kantor Pondok Pesantren HM Al-Mahrusiyah III Ngampel, 15 Juli 2020.

Khoerul, Anam Muhamad. Wawancara, Kamar Timur Pondok Pesantren Al-Mahrusiyah III Ngampel, 15 Juli 2020.

Kholid, Afandi Muhamad, Pedoman ke-NU-an Kurikulum Madrasah Hidayatul Mubtadi-in Lirboyo, Kediri: Lembaga Bahtsul Masa-il, 2014.

Lubis Khoerudin. “Pembinaan Mental Spiritual Santri di Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid Kabupaten Tapanuli Selatan.” Analitica Islamica 7, 2018.

Ma’sum, Ishomudin. Sejarah dan Keutamaan Istighotsa., Surabaya: PWLTN NU Jawa Timur/LTN Pustaka, 2018.

Mahzumi, M. Al-Qodhi Abi Saidil, and A. Jauhar Fuad. “Spiritual Education Through Ziarah Tradition In Syaikh Syamsuddin Al-Wasil Town Kediri City.” EL HARAKAH Jurnal Budaya Islam 21, no. 2 Hal. 237–54. https://doi.org/10.18860/el.v21i2.7030 (2019).

Mangestuti, Retno. “Pengembangan Spiritulitas Remaja: Mengapa Remaja Laki-Laki Lebih Memerlukan Dukungan Keluarga Dalam Pengembangan Spiritualitas.” Jurnal Psikoislamika 14 Hal. 32. (2017).

Max, Manroe. “Pengetian Pendidikan.” Maxmanroe.com (blog), 14 Februari 2018.

Mohana, Wawancara, Mustahiq di Pondok Pesantren Al-Mahrusiyah III Ngampel, 4 Juli 2020.

Muhamad “Pendidikan Spiritual Santri Dalam Membaca al-Qur’an Pondok Pesantren Haji Mahrus (PPHM) Lirboyo Kediri.”. Skripsi: IAIT Kediri, 2017.

Muhamad, Akhmansyah. “Eksistensi Guru Dalam Pendidikan Spiritual Perspektif Abu Hamid Al-Ghozali.” Al-Tazkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam 6 (2015).

Mulyana, Dedy. Metodologi Penelitian Kualitatif”. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2010.

Nafiul, Karim Muhamad. “Pendidikan Spiritual Santri Dalam Membaca Al-Qur’an di Pondok Pesantren Haji Mahrus Lirboyo Kota Kediri.” IAI Tribakti, 2017.

Najmudin, Ahmad. Wawancara, Kantor Pondok Pesantren HM Al-Mahrusiyah III Ngampel, 15 Juli 2020.

Nur, Falah Yasin. “Pengaruh Kecerdasan Intelektual Dengan Kecerdasan Emosional.” Jurnal Tribakti 26 (2016).

Nur, Said Ahmad. “Pengaruh Kecerdasan Spiritual Intelektual Dan Kecerdasan Spiritual Terhadap Sikap Etis Mahasiswa.” Journal of Universitas Negri Yogyakarta 7 (2018).

Quthub, Muhamad. Manhaj al-Tarbīyah al-Islāmīyah, Kairo: Dār al-Syuruq, 2004.

Rafli. Wawancara, Santri Pondok Pesantren Lirboyo HM. Al-Mahrusiyah, 10 Juni 2020.

Republika.com. “Pendidikan Spiritual,” 27 Maret 2013. https://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/hikmah/13/03/27/mkb6ak-pendidikan-spiritual.

Rustam, Ibrahim. “Pesantren dan Pengabdian Masyarakat.” Jurnal At-Tahrir 16 (2016).

Satiadarma, Montay P dan Fidelis E. Waruwu, Mendidik Kecerasan. Jakarta: Pustaka Populer Obor, 2003.

Sayaodih, Nana Sukmadinata. “Metode Penelitian Pendidikan”. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2005.

Suhailah Zain Al- Abidin Ahmad, Mas’uliyah al-Usrah Tahin al-Syababmin al-Irhab, (Lajnah al-Ilmiyahal-Mu’tamar al-Alami’an Mauqif al-Islam min al-Irhab, 2004).

Sumadi. Metodologi Penelitian. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1998.

Suryaningrat Erwin. “Menanamkan Kecerdasan Spiritual Pada Anak.” At-Ta’lim 12 (2013).

Susanto Happy. “Perubahan Perilaku Santri.” Journal of Universitas Muhammadiyah Ponorogo 2 (2016).

Susilo, Suko. Metode Penelitian Kualitatif. Surabaya: Jenggala Pustaka Utama, 2013.

Tasmara, Toto. Kecerdasan Ruhaniyah. Depok: Gema Insani Press, 2001.

Umi Nur Arifah Aninda. “Hubungan Antara Kecerdasan Spiritual Dengan Prilaku Prososional Pada Remaja.” Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2018.

W. Santrok Jhon, Adollocence. Dalas: Texsas Univercity, 2007.

Wahab Abd dan Umiarso, Kepemimpinan Pendidikan dan Kecerdasan Spiritual Jogjakarta: Ar-Ruzz Media, 2011.

Wikipedia, “Santri”, https://id.wikipedia.org/wiki/Santri. diakses tanggal 21 Desember 2019.

Yuliyatun.‘Mengembangkan Kecerdasan Spiritual Anak Melalui Pendidikan Agama’, jurnal dakwah STAIN Kudus, Vol.1, No. 1 (Desember, 2013), h. 155.” Jurnal Dakwah STAIN Kudus 1 Hlm. 155 (2013).

Published
2020-09-30
How to Cite
Hasim, F., & Nurfalah, Y. (2020). Pendidikan Spiritual Dalam Tradisi Istighosah Santri Pondok Pesantren Al Mahrusiyah III Ngampel. EL Bidayah: Journal of Islamic Elementary Education, 2(2), 89-100. https://doi.org/10.33367/jiee.v2i2.1304