Jurnal At-Tamwil: Kajian Ekonomi Syariah https://ejournal.iai-tribakti.ac.id/index.php/perbankan <p>The focus of this journal examines research in the field of Islamic economics, both literacy research or field research. The scope of journal studies includes economic education, business, finance, banking, management, Islamic financial institutions, economic law, fiqh muamalah, economic hadith, Ziswaf, taxes, dtc.</p> Institut Agama Islam Tribakti Kediri en-US Jurnal At-Tamwil: Kajian Ekonomi Syariah 2615-4293 Jual Beli Mata Uang Kuno Dalam Fikih Muamalah https://ejournal.iai-tribakti.ac.id/index.php/perbankan/article/view/1658 <p>Artikel ini membahas bisnis yang saat ini sedang berkembang yaitu bisnis jual beli uang rupiah kuno di pasar Triwindu Surakarta. Dalam transaksi tersebut mata uang rupiah kuno dinilai dengan harga yang mahal. Meskipun demikian, banyak orang yang mencari benda tersebut baik dari kalangan para pedagang atau kolektor untuk keperluan non bisnis tanpa mempertimbangkan aspek muamalahnya, yaitu dari segi kemanfaatan yang dapat diambil dari benda tersebut. Benda tersebut dibeli untuk dijadikan sebagai hiasan dinding dengan tujuan mengikuti <em>tren</em> atau gaya hidup masyarakat modern. Dalam permasalahan ini sesuai dengan hukum Islam bahwa jual beli barang sejenis harus memenuhi 2 syarat agar terhindar dari riba, yaitu: sama nominalnya dan tunai. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (<em>field research</em>) dengan menjadikan narasumber sebagai sumber data primer. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa praktek jual beli mata uang rupiah kuno dari segi pelaksanaan sudah sesuai dengan hukum Islam. Jual beli ini dinyatakan sah dan terbebas dari unsur riba, karena uang yang dijadikan objek jual beli ini bukan lagi menjadi alat pembayaran (barang antik), sehingga dalam pertukarannya boleh dengan nominal yang berbeda dan tidak tunai. Ditinjau dari segi kemanfaatannya, jual beli ini juga dinyatakan sah apabila dipergunakan untuk hal-hal yang tidak bertentangan dengan syariat Islam.</p> Kurnia Cahya Ayu Pratiwi Muh Nashirudin Copyright (c) 2021 Journal At-Tamwil: Kajian Ekonomi Syariah 2021-03-27 2021-03-27 3 1 1 25 10.33367/at.v2i3.1451 Kompleksitas Pembiayaan Ijarah Multijasa Dalam Fatwa Dewan Syari’ah Nasional Nomor 44 Tahun 2004 Perspektif fiqh muamalah maliyyah https://ejournal.iai-tribakti.ac.id/index.php/perbankan/article/view/1659 <p>Sistem ekonomi syariah (keuangan syariah) tumbuh dan berkembang di berbagai negara, baik di kawasan negara yang mayoritas penduduknya muslim maupun muslimnya minoritas. Sistem ekonomi syariah (keuangan syariah) tidak hanya dianggap sebagai bagian dari ajaran islam, tetapi pandangan dan sikap hidup yang halal (<em>transaksi yang dilarang</em>), dalam rangka terbentuknya kesejahteraan umat. Persepsi masyarakat tentang ekonomi syariah (keuangan syariah) sesungguhnya terdiri dari 3 (tiga) variabel, yaitu 1) persepsi tentang akad multijasa yang berkaitan dengan bagi hasil bank, 2) sistem fiqh muamalah maliyyah yang berkaitan dengan bagi hasil bank, 3) produk bank syari’ah itu sendiri. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain paradigma positivistik. Dalam tulisan ini dilakukan dengan menggunakan teknik studi referensi. Untuk itu peneliti mengambil referensi sebanyak kurang lebih 20 (dua puluh) buku (kitab) yang ada korelasinya dengan tulisan ini. Temuan tulisan ini menunjukkan bahwa <em>pertama</em>, persepsi tentang menggunakan produk bank syariah (akad ijrah multujasa), <em>Kedua,</em> sistem menggunakan produk perbankan syariah. <em>Ketiga,</em> produk bank syariah tidak berpengaruh terhadap minat masyarakat yang menggunakan produk perbankan syariah, akad ijarah multujasa perspektif fiqh muamalah maliyyah.</p> Jamaluddin A. Hasyim Nawawie Copyright (c) 2021 Journal At-Tamwil: Kajian Ekonomi Syariah 2021-03-27 2021-03-27 3 1 26 49 10.33367/at.v2i3.1452 Pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL), dan Loan to Deposit Ratio (LDR) Terhadap Return On Asset (ROA) Pada PT Bank Muamalat Indonesia https://ejournal.iai-tribakti.ac.id/index.php/perbankan/article/view/1661 <p>Penilaian tingkat kesehatan Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah secara konsolidasi mencangkup penilaian terhadap beberapa factor seperti: Profil resiko, Good Corporate Govermance, Rentabilitas dan permodalan. <em>Return On Asset</em> (ROA) adalah salah satu rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan manajemen bank dalam memperoleh keuntungan secara keseluruhan, keuntungan yang diperolah perusahaan dapat menutup kemungkinan kerugian didalam kegiatan perkreditan dan perdagangan surat-surat berharga. Penilaian parameter ROA dapat menggunakan beberapa variabel diantaranya CAR, NPL dan LDR. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan menggunakan rasio keuangan berupa CAR, NPL, dan LDR untuk mengetahui nilai ROA Bank Muamalat Indonesia, lalu dilanjutkan dengan uji <em>One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test </em>dapat diketahui bahwa seluruh data yang digunakan pada penelitian ini berdistribusi normal<em>. </em>Sampel yang digunakan adalah laporan keuangan bulanan Bank Muamalat Indonesia periode Januari 2011 hingga Desember 2016, diperoleh sampel 70 sampel dengan menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Hasil Uji Parsial pada penelitian menunjukkan bahwa CAR dan NPL berpengaruh positif terhadap ROA, sedangkan LDR tidak berpengaruh terhadap ROA dengan taraf signifikansi 0.002 serta prosentasi sebesar 58%.</p> Ika Nurfitriani Copyright (c) 2021 Journal At-Tamwil: Kajian Ekonomi Syariah 2021-03-27 2021-03-27 3 1 50 67 10.33367/at.v2i3.1453 Implementasi Metode TOPSIS Dalam Pemilihan Jasa Pangkas Rambut Dimasa Pandemi Covid 19 https://ejournal.iai-tribakti.ac.id/index.php/perbankan/article/view/1662 <p>Pandemi Covid mengharuskan semua kegiatan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan. Demikaian pula jasa pangkas rambut yang juga harus menerapkan protokol kesehatan.&nbsp; Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jasa pangkas rambut apa yang digunakan oleh responden selama masa Pandemi Covid 19 dengan menggunakan metode TOPSIS. Adapun yang menjadi kriteria dalam peneliian ini adalah harga, pelayanan, style, protokol kesehatan dan lokasi. Dari hasil Nilai Preferensi dapat diketahui bahwa Pangkas rambut modern (Barbershop) mempunyai Nilai Preferensi Vi yang lebih besar yaitu sebesar 8,151123764, apabila dibandingkan dengan nilai preferensi pangkas rambut konvensional sebesar 0,428269966. Hal ini menunjukkan bahwa responden lebih memilih menggunakan jasa Pangkas rambut modern (Barbershop) &nbsp;di masa Pandemi Covid 19. Dengan alasan bahwa responden merasa nyaman dengan pelayanan yang diberikan oleh jasa pangkasrambut modern ( barbershop), selain itu jasa pangkas rambut modern (barbershop) memiliki kelebihan style rambut yang kekinian dan tetap menjalankan protokol kesehatan walaupun harga lebih mahal di bandingkan dengan pangkas rambut konvensional.</p> Ririn Wahyu Arida Copyright (c) 2021 Journal At-Tamwil: Kajian Ekonomi Syariah 2021-03-27 2021-03-27 3 1 68 85 10.33367/at.v2i3.1454 Korelasi Merger Tiga Bank Syariah dan Kesadaran Masyarakat Terhadap Produk Perbankan Syariah https://ejournal.iai-tribakti.ac.id/index.php/perbankan/article/view/1663 <p>Perbankan Syariah baru saja mencatatkan sejarah baru. Tiga Bank Syariah milik Pemerintah berhasil merger dengan nama Bank Syariah Indonesia (BSI). Tercatat kinerja semester I-2020 total aset BSI hasil merger mencapai Rp 214,6 triliun dengan modal inti lebih dari Rp 20,4 triliun. Dengan nilai aset dan modal inti tersebut, bank syariah hasil merger akan masuk jajaran 10 besar bank terbesar di Indonesia dari sisi aset segi kapitalisasi pasar. Namun begitu, pengetahuan masyarakat akan produk perbankan syariah di Indonesia belum memuaskan. Survei yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2016 menunjukan bahwa hanya 21,84 % masyarakat yang menggunakan terhadap produk perbankan syariah. Penelitian ini merupakan penelitian Kepustakaan dan Pemikiran Kritis Penulis. Dengan sifat penelitian adalah deskriptif. Sumber primer adalah jurnal dan karya Ilmiah lainya. Data sekunder dari buku penunjang dan website. Analisa yang diterapkan adalah kuantitatif. Berdasarkan penelitian ini, menyimpulkan bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi kesadaran masyarakat akan produk perbankan syariah diantaranya a. Kurangnya kesadaran masyarakat tentang bank syariah. b. Jaringan operasional bank syariah yang masih terbatas c. Sosialisasi yang dilakukan bank syari’ah masih kurang&nbsp; massif mempengaruhi terhadap daya tangkap dan pola pikir seseorang. Sedangkan usulan dari peneliti terhadap BSI yang paling utama adalah terus memberikan sosialisasi akan produk perbankan syariah.</p> Bagus Romadhon Sutantri Copyright (c) 2021 Journal At-Tamwil: Kajian Ekonomi Syariah 2021-03-27 2021-03-27 3 1 86 98 10.33367/at.v2i3.1455 Strategi Fundraising Dana Zakat Pada Lembaga Amil Zakat Nurul Hayat Kota Kediri https://ejournal.iai-tribakti.ac.id/index.php/perbankan/article/view/1665 <p>Penghimpunan (<em>fundraising</em>) dana zakat merupakan suatu upaya atau proses kegiatan dalam rangka menghimpun dana zakat serta sumber daya lainnya dari masyarakat baik individu, kelompok, maupun organisasi yang akan disalurkan dan di dayagunakan untuk mustahik. Dalam kegiatan <em>fundraising </em>diperlukannya strategi yang tepat guna menyukseskan tujuan dari <em>fundraising </em>secara efektif. Ada beberapa strategi <em>fundraising </em>yang perlu diperhatikan antara lain: menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman. Strategi yang tepat sangat berepengaruh besar terhadap jalannya zakat di setiap lembaga. Lembaga Amil Zakat (LAZ) Nurul Hayat Kediri memiliki peran penting dalam menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dan sumber data berasal dari hasil wawancara dan dokumen-dokumen yang ada kemudian dianalisis menggunakan SWOT lalu ditarik kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis SWOT yang dilakukan, LAZ Nurul Hayat Kediri berada pada posisi strategi agresif yaitu lembaga LAZ Nurul Hayat Kediri memiliki peluang dan kekuatan sehingga dapat memanfaatkan peluang yang ada. Beberapa strategi tersebut yaitu: 1) peningkatan kerjasama dengan DKM 2) memberikan beasiswa kepada mahasiswa prodi zakat 3) memperkenalkan produk ke target customer 4) menjaring muzakki dari kalangan pengusaha.</p> Istiqomah Ahmad Fauzi Copyright (c) 2021 Journal At-Tamwil: Kajian Ekonomi Syariah 2021-03-28 2021-03-28 3 1 99 124 10.33367/at.v2i3.1456