Ekologi Bermedia Masyarakat dalam Praktik Worship From Home

  • Dessy Dwi Lestari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
  • Belda Eldrit Janitra Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Keywords: Ekologi Media, Masyarakat, Ibadah, Media Sosial

Abstract

Di era masyarakat digital saat ini, media merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dari manusia. Media terus berkembang pesat mulai dari media konvensional hingga saat ini merambah ke media baru (new media). Media baru yang kita kenal saat ini meliputi internet dan berbagai turunannya berupa aplikasi dan media sosial. Kehadiran media baru, mempermudah kegiatan manusia. Bahkan, seluruh kebutuhan informasi dapat dipenuhi oleh media baru ini. Sebagaimana ketika pandemi COVID-19, media memiliki peranan penting dalam memberikan informasi terbaru perkembangan penularan penyakit yang disebabkan oleh virus Corona ini. Media juga menjadi tempat masyarakat dapat mengetahui dengan cepat himbauan dari pemerintah. Salah satu kebijakan pemerintah yang disampaikan oleh Kementerian Agama Indonesia adalah protokol untuk beribadah di rumah atau yang lebih dikenal dengan Worship From Home. Pada saat ini, ekologi media terlihat jelas. Maka tujuan penelitian ini adalah melihat bahwa media dapat mempengaruhi semua aspek kehidupan masyarakat dan menyatukan seluruh dunia termasuk dalam hal mengatur pengalaman keagamaan. Persoalan semacam ini menarik untuk dikaji lebih dalam melalui metode penelitian kualitatif dengan harapan bisa memperoleh informasi sebanyak-banyaknya melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa ada sebagian masyarakat yang menerima dengan senang hati untuk melakukan praktik ibadah dari rumah, tetapi ada juga lapisan masyarakat yang masih tertinggal, sebab masih sulit memanfaatkan media untuk praktik ibadah berjamaah yang biasa dilakukan dengan tatap muka. Pada saat seperti inilah, ekologi bermedia masyarakat terlihat jelas. Di sinilah kita dapat melihat bahwa media dapat mempengaruhi seluruh aspek kehidupan masyarakat dan mempersatukan seluruh dunia dan tentunya dengan berbagai macam pola pikir yang berbeda-beda dan harus disama ratakan demi kepentingan bersama dalam hal kebaikan.   

References

Hamidati, Anis. Komunikasi 2.0 Teoritisasi dan Implikasi Yogyakarta: Mata Padi Pressindo, 2011
McQuail, Denis. Teori Komunikasi Massa suatu pengantar, diterjemahkan oleh Agus Dharma dan Aminuddin Ram, Jakarta: Penerbit Erlangga, 1987
Kadiman, Kusmayanto. Tanpa Gaptek danGupsos Menuju Generasi Indonesia Bisa, Jakarta: PTGramedia Pustaka Utama, 2014
Kuswarno, Engkus. Fenomenologi: Metode Penelitian Komunikasi: Konsepsi, Pedoman, dan Contoh Penelitian. Bandung:Widya Padjajaran, 2009
Harahap, Muchyidin Agung. KapitalismeMedia: Ekonomi Politik Berita dan DiskursusTelevisi Yogyakarta: Pustaka Aura, 2013
Sugihartati, Rahma. Perkembangan Masyarakat Informasi dan Teori Sosial Kontemporer, Jakarta: Kencana, 2014
West, Richard dan Lynn H. Turner, Pengantar Teori Komunikasi: Analisis dan Aplikasi. Jakarta: Salemba Humanika, 2018
Soekanto, Soerjono. Sosiologi SuatuPengantar Jakarta: CV Rajawali, 1987
Iriantara, Yosal Media Relations Konsep,Pendekatan, dan Praktik. Simbiosa Rekatama Media, 2005.
Published
2020-12-31
How to Cite
Lestari, D. D., & Janitra, B. E. (2020). Ekologi Bermedia Masyarakat dalam Praktik Worship From Home. Jurnal Kopis: Kajian Penelitian Dan Pemikiran Komunikasi Penyiaran Islam, 3(01), 1 - 8. Retrieved from https://ejournal.iai-tribakti.ac.id/index.php/kopis/article/view/1481

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.