Psikosufistik Pendidikan Islam Dalam Perspektif Pemikiran Syekh Ibnu Atha’illah

  • Ahmad Fauzi Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Asy’ari Kediri
Keywords: Psikosufistik Pendidikan Islam, Pemikiran Syekh Ibnu Atha’illah

Abstract

Penelitian ini dibingkai dalam topik besar Psikologi Pendidikan Islam yang secara khusus melihat pada perspektif pemikiran Syekh Ibnu Athaillah dari keterkaitannya antara pendidikan karakter di Indonesia dengan konsep pendidikan tasawuf . Sedangkan lingkup penelitian ini difokuskan pada tiga permasalahan utama yaitu: 1) Bagaimana pemikiran Ibnu Athaillah as-Sakandari tentang pendidikan sufistik dalam karyanya al-?ikam, 2) Bagaimana konsep pendidikan sufistik Ibnu Athaillah as-Sakandari dalam kitab al-Hikam, dan 3) Bagaimana relevansinya pendidikan sufistik Ibnu Athaillah as-Sakandari dengan pendidikan karekter di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif jenis kajian pustaka (library research). Sumber data yang digunakandalampenelitianinidiperoleh dari buku, jurnal, dan karya ilmiah lain yang relevan dengan pembahasan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi. Setelah data terkumpul lalu dilakukan reduksi data dan analisis isi. Dari penelitian ini berhasil menunjukkan metode pendidikan sufistik Syekh Ibnu Athaillah as-Sakandari yang disebut dengan istilah sul?k, dimana hakikat pendidikan adalah upaya penempaan diri / tazkiyatu al-Nafs yang pada tujuan utamanya mengantarkan manusia menjadi insan kamil dan pada puncaknya bisa dekat atau wu??l kepada Allah swt. Adapun Relevansi antara metode sul?k dengan pendidikan karakter terdapat dalam langkah-langkah pembelajaran. jika dalam pendidikan karekater Proses pembelajaran menyentuh tiga ranah, yaitu sikap yang menyangkut dimensi jiwa, pengetahuan, dan keterampilan. sedangkan dalam metode tasawuf/ Suluk ditemukan metode Takhalli (mensunyikan diri dari kotoran-kotoran jiwa ) dan Tahalli (menghiasi diri dengan keutamaan-keutamaan). Maka dapat disimpulkan bahwa antara pendidikan tasawufĀ  dan pendidikan karakter di Indonesia memiliki kesamaan yaitu mengedepankan pembentukan jiwa/kondisi psikologis sebelum pada ranah yang lain, dengan harapan melalui model belajar yang terintegratif dapat menghasilkan peserta didik yang arif, produktif, kreatif dan inovatif.

References

Al-Quran dan Terjemahnya. Bandung: PT. Sygma Examedia Arkanleema, 2012.
As-Sakandari, Ibnu Atha’illah.Al-Hikam (Kitab Kebijaksanaan Hidup untuk Meraih Ridha Ilahi), terj. Imam Firdaus. Jakarta: Wali Pustaka, 2016.
Asmani, Jamal.Buku Panduan Internalisasi Pendidikan Karakter Sekolah. Jogjakarta: Diva Press, 2010.
Aunillah, Nurla Isna. Panduan Menerapkan Pendidikan Karakter di Sekolah. Yogyakarta: Laksana, 2011.
Aqib, Kharisudin. An-Nafs.Nganjuk: Ulul Albab Press, 2010.
Dahlan, Bayani. Pemikiran Sufistik Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari.Yogyakarta: Pustaka Ilmu, 2015.
Dalmeri, Pendidikan untuk Pengembangan Karakter, Jurnal: Al-Ulum, vol. 14, No. 1, Juni 2014, hlm. 212.
Dinarni, Dian. Pendidikan KarakterBerbasisTasawuf; Studi Analisis Kitab ar- Risalah al-Qusyairiyah fi Ilm at-Tasawwuf. Tesis: UIN SunanKalijaga Yogyakarta, 2015.
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementrian Pendidikan Nasional. Kerangka Acuan Pendidikan Karakter. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional, 2010.
Fuad, Jauhar, “Pendidikan Karakter Dalam Pesantren Tasawuf,” Jurnal Pemikiran Keislaman 23, no. 1 (February 28, 2013), http://ejournal.iai-tribakti.ac.id/index.php/tribakti/article/view/13
Jalaludin.Psikologi Agama (Memahami Perilaku Keagamaan dengan Mengaplikasikan Prinsip-prinsip Psikologi). Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2010.
Kemendiknas.Pedoman Pelaksanaan Pendidikan Karakter Berdasarkan lldan Pengembangan Pusat Kurikulum dan Perbukuan, 2011.
Kemendiknas.Pedoman Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Jakarta: Kemendiknas, 2011.
Khairuddin, Hafid. Pendidikan Sufistik Syekh Abdul Qadir al-Jailani dan Relevansinya terhadap Pendidikan Islam; Telaah Kitab al-Fath ar- Rabbani wa al-Fayd ar-Rahmani. Tesis: UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2014.
Lickona, Thomas, Mendidik Untuk Membentuk Karakter, terj. Jumu Abdu Wamaungo. Jakarta: Bumi Aksara, 2015.
Majid, Abdul dan Dian Andayani. Pendidikan Karakter Perspektif Islam.Bandung: Remaja Rosdakarya, 2012.
Majid, Abdul. Pendidikan Karakter Perspektif Islam.Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2011.
Siswanto.Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Religius, Jurnal Tadr?s Volume 8 Nomor 1 Juni 2013.
Siroj, Said Aqil. Tasawuf sebagai Kritik Sosial (Mengedepankan Islam sebagai Inspirasi bukan Aspirasi).Jakarta: SAS Foundation / LTN PBNU, 2012
Santoso, Agus dan Yusria Ningsih, Terapi Islam, Surabaya: UINSA Press, 2013
Taufik. Tazkiyah Nafs; Konsep Pendidikan Sufistik dalam Upaya Membangun Akhlak, Jurnal Tadris, Volume 6, No. 2, Desember 2011.
Thohir, Muhamad, Pemahaman Individu, Surabaya: UINSA Press, 2014.
Thobroni, Ahmad Yusam dan Noviandri Eko, Al Qudus, Tafsir dan Hadis Tarbawi, Surabaya: IAIN SA Press, 2013
Ubaidillah dan Yuliyatun, 2014, Suluk Kyai Cebolek dalam Konflik Keberagamaan dan Kearifan Lokal, Jakarta, Prenada Media
Published
2018-08-01
How to Cite
Fauzi, A. (2018). Intelektual: Jurnal Pendidikan Dan Studi Keislaman, 8(2), 229-240. https://doi.org/10.33367/ji.v8i2.714