Korelasi Kualitas Supervisi Akademik Pengawas Sekolah Terhadap Kinerja Guru Di MI Kecamatan Prambon Nganjuk

  • Unaisiyah Unaisiyah Pengawas Pendidikan Agama Islam (PPAI) Kec. Prambon Nganjuk
Keywords: Kualitas Supervisi Akademik, Kinerja Guru

Abstract

Supervisi yang handal untuk meningkatkan mutu kinerja guru harus terus digalkkan, seiring dengan perkembangan teknologi saat ini. Pengawasan sebagai supervisor sekolah dituntut menjadi figur yang dapat menjadi contoh dan panutan bagi para guru dan para siswa dalam hal pembentukan karakter baik dalam hal disiplin, maupun dalam hal etika dan moral. Terlebih lagi saat ini telah menerapkan kurikulum baru yang berorientasi pada pembentukan karakter siswa. Memberikan pengetahuan tentang etika pergaulan, penanaman nilai-nilai agama, moral, budi pekerti serta etika bagi anak didik, harus terus menerus dilakukan. Hasil penelitian ini adalah: (1) Tingkat keaktifan supervisi akademik pengawas sekolah di MI Kecamatan Prambon Nganjuk adalah baik hal ini dibuktikan dengan fakta empiris dengan indikator pelaksanaan kurikulum yang berlaku. Peningkatan mutu pembelajaran melalui pengembangan model kegiatan pembelajaran, peran serta peserta didik dalam proses pembelajaran secara aktif, kreatif, demokratis, mendidik, memotivasi, mendorong kreatifitas dan dialogis bahwa sebanyak 66 responden yang menjawab baik adalah  27 responden atau (41%), cukup baik sebanyak 13 responden atau (20%), kurang baik sebanyak 11 responden atau (17 %), sangat baik 9 responden atau (13%) dan sangat kurang baik 6 responden atau (9%). (2) Tingkat kinerja guru di MI Kecamatan Prambon Nganjuk adalah cukup baik dari 66 responden yang menjawab cukup baik adalah 24 responden atau (36%), kurang baik 20 responden atau (30%) sangat kurang baik 11 responden atau (17%), baik 10 responden atau (15%), sangat baik 1 orang atau (2%). (3) Korelasi supervisi akademik pengawas sekolah terhadap kinerja guru di MI Kecamatan Prambon Nganjuk adalah kuat, hal ini dibuktikan dengan penghitungan rumus product moment dan regresi linier sederhana bahwa nilai korelasi sebesar rxy = 0,757 yang berarti terletak antara 0,60 0,79 artinya terdapat korelasi yang kuat antara kualitas supervisi akademik  dengan kinerja guru.

References

Akadum. (1999). Potret Guru Memasuki Milenium Ketiga. Suara Pembaharuan. (Online).(http://www.suarapembaharuan.com/News/1999/01/220199/OpEd, diakses 21 Oktober 2015

Arikounto, SuharsImi (2002), Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta: Rineka Cipta.

-----------(2004). Dasar-dasar Supervisi. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Azwar, Sifudin (2001), Metode Penelitian, Yogyakarta: Pustaka pelajar, 2001.

Bungin, Burhan (2005), Metode Penelitian Kuantitatif Jakarta: Kencana.

Hasan, Iqbal Analisis Data Penelitian Dengan Statistik, 24.

Hasibuan, H. Malayu S. P. (2005). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT. Bumi Aksara

Irianto, Agus, (2004), Statistik Konsep Dasar dan Aplikasinya Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Kartono, Kartini (1996), Pengantar Metodologi Riset Sosial, Bandung: Mandar Maju

Marzuki, Metodologi Riset, (2006) Yogyakarta: Fakultas Ekonomi UI

Mulyasa (2013). Uji Kompetensi dan Penilaian Kinerja Guru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Purwanto, Ngalim. (2012). Administrasi dan Supervisi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sagala, Syaiful H. (2010) Supervisi Pembelajaran dalam Profesi Pendidikan: Membantu Mengatasi Kesulitan Guru Memberikan Layanan Bermutu. Bandung: Alfabeta

Siswanto. (2003). Manajemen Tenaga Kerja Indonesia Pendekatan Administratif dan Operasional. Jakarta: Bumi Aksara

Sugiono, (1999), Statistik Untuk Penellitian Bandung: Alfabeta

Sutrisno, Hadi, (1991), Metode Research, Bandung: Pustaka Setia

Usman, Husaini (1998), Metodologi Peneltian Sosial, Jakarta: Bumi Aksara.

Yamin, Martinis (2010). Standarisasi Kinerja Guru. Jakarta: Gaung Persada Press.

Published
2018-08-01
How to Cite
Unaisiyah, U. (2018). Korelasi Kualitas Supervisi Akademik Pengawas Sekolah Terhadap Kinerja Guru Di MI Kecamatan Prambon Nganjuk. Intelektual: Jurnal Pendidikan Dan Studi Keislaman, 8(2), 215-228. https://doi.org/10.33367/ji.v8i2.713