Pemahaman Paradigmatik Masyarakat Kediri Terhadap Lembaga Pendidikan Ma’arif

Studi Di SD NU Ngadiluwih Dan SDI NU Kayen Kidul Kediri

  • Musta'in Musta'in Program Stdui Pendidikan Agama Islam Pascasarjana IAI Tribakti Kediri
Keywords: Paradigma masyarakat, Lembaga Pendidikan Ma’arif

Abstract

Dalam pendidikan terutama dalam memilih sekolah untuk anaknya, orang tua tentu akan mencari sekolah yang mampu dan bisa mendidik anaknya untuk lebih baik. Kualitas dan persaingan menjadi ciri utama iklim pendidikan diera globalisasi. Sekolah yang mampu memberikan pendidikan berkualitas akan menjadi pemenangnya. Dinamika lembaga pendidikan Islam dalam beberapa tahun terakhir mengalami kemajuan yang signifikan. Terlebih semuanya masuk dalam naungan lembaga pendidikan Maarif. Dari fenomena yang ada sekarang ini, maka lembaga pendidikan Maarif tidak lagi di pandang sebelah mata oleh kalangan masyarakat. Hingga sekolah Maarif banyak di jadikan salah satu sekolah pilihanĀ  masyarakat kabupaten kediri. Maka dari itu, penelitian ini difokuskan pada a). Bagaimana paradigmaĀ  masyarakat terhadap LPNU Maarif kabupaten Kediri, b). apa faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat memilih SD NU menjadikan sebagai sekolah favorit. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat ternyata pusat perhatianya bukan terletak pada lembaga pendidikan NU Maarif. Akan tetapi lebih condong pada letak manajemen pelayanan yang memberikan kepuasan padaĀ  masyarakat. Yakni dengan dibuatnya sistem sekolah plus berupa tambahan muatan pelajaran Agama.Ā  Serta dengan adanya ikatan emposional masyarakat itu sendiri yang kebetulan mayoritas masyarakatnya adalah warga nahdliyin.

References

Arikunto, Suharsimi. (1998) Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek : Edisi revisi IV. Rineka Cipta, Jakarta.
Ahmadi, Abu. (2007) Sosiologi Pendidikan. Rineka Cipta, Jakarta.
Bachtiar, Wardi. (2006) Sosiologi Klasik. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Bagus, Lorens. (1996) Kamus Filsafat. Gramedia, Jakarta.
blog-indonesia.com/blog-archive-6802-124.html
Burhan Burgin. (2005) Analisis Data Penelitian Kualitatif . Jakarta : PT. Rajagrafindo Persada.
Collier, dkk.. (1971) Theaching In The Modern Elementary School. The Macmillan Company, New York.
Depag. RI. (1993) Al-Qur'an dan Terjemahnya. Jakarta: P.T. Parca.
Dauly, Haidar Putra. (2004) Pendidikan Islam Dalam System Pendidikan Nasional Di Indonesia. Kencana, Jakarta.
Dhofier, Zamakhsyari. (1982) Tradisi Pesantren. Jakarta: LP3ES.
Effendi, Arif. (2008) Peran Strategis Lembaga Pendidikan Berbasis Islam di Indonesia. “ e-Tarbawi Jurnal Pendidikan Islam , I .
Fajar, Malik. (1999) Reoriantasi Pendidikan Islam. Fajar Dunia, Jakarta.
Gazalba, Sidi. (1976) Masyarakat Islam: Pengantar Sosiologi & Sosiografi. Bulan Bintang, Jakarta.
Hadiwiyono, Harun, (1985) Sejarah Perkembangan Filsafat Barat, Kanikius, Yogyakarta.
Hasan, Abdillah F. “Sekolah Pilihan, “al Falah Surabaya, http:/www.alfalahsby.com.
Henslin, James M. (2007) Essentials of Sociologi. Terj. Kamanto Sunarto, Jakarta: Erlangga.
https://id.wikipedia.org/wiki/Lembaga_Pendidikan_Ma'arif_Nahdlatul_Ulama.
http://www.maarif-nu.or.id/Profil.aspx, di akses tanggal 20 November 2015.
M. B Milles & Huberman, A.M, (1992) Penerjemah Rohidi, T.R, Analisis Data kualitatif: buku sumber tentang metode-metode Baru. Jakarta: UI Press.
Ismail SM, ed. (2001) Paradigma Pendidikan Islam. Pustaka Pelajar, Semarang.
Institut Agama Islam Tribakti. (2012) Pedoman Penulisan Skripsi . (Kediri: P3AM Institut Agama Islam Tribakti.
Karni, Asrori S. (2009) Etos Studi Kaum Santri Wajah Baru Pendidikan Agama Islam. Mizan, Bandung.
Mantja, M. (1997) Ethnography: Desain Penelitian Manajemen Pendidikan. Malang: PPs IKIP Malang.
Marshall, Gordon. (1998) A Dictionary of Sociology, Oxford University Press. New York.
Mulyana, Dedy. (2001) Metodologi Penelitian Kualitatif, Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2003) Menjadi Kepala Sekolah Profesional Dalam Konteks Menyukseskan Mbs Dan Kbk. Bandung, Remaja rosdakarya.
Nasution, S. (1995) Sosiologi Pendidikan. Bumi Aksara, Jakarta
Nata, Abuddin. (2005) Filsafat Pendidikan Islam.
Noor, Juliansyah. (2001) Metodologi Penerlitian. Kencana Prenada Media Group, Jakarta.
Priatna, Tedi. (2004) Reaktualisasi Paradigma Pendidikan Islam,; Ikhtiar MewujudkanPendidikan Bernilai Illahiyah Dan Insaniyah di Indonesia. Bandung, Penerbit Pustaka Bani Quraisyi.
Purwanto, M.N. (1991) prinsip-prinsip evaluasi pengajaran. Bandung, remaja karya.
Rose, Colin and Malcolm J. Nicholl. (1998) accelerated learning fornthe 21th cebtury. Dell Publishing, New York.
Ruslan, Rosady. (2004) Public Relations dan Komunikasi. PT Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Salim, Agus. (2006) Teori & Paradigma, penelitian social. Yogyakarta, Tiara Wacana, 2006),
Saleh, Taufikur Rahman. (2009) Membangun Pendidikan Indonesia Reformasi Pendidikan Menuju Masyarakat Berbasisi Ilmu Pengetahuan. Lembaga Pers dan Penerbitan PP IPNU, Jakarta.
Sioops, E. Dan Johnson, R.E. (1967) Elementary School Administartion. New York: McGraw-hill Book Compny, New York.
Soekanto, Soerjono. (1999) Sosiologi Suatu Pengantar. Grafindo Persada: Jakarta.
Soelaiman, Munandar M. (Tt) Ilmu Sosial Dasar Teori dan Konsep Ilmu Sosial, Eresco. Bandung: Eresco.
Sutrisna, O. (1983) Administrasi Pendidikan: Dasar Teoritis Untuk Praktek Profesional. Bandung: Angkasa.
Suyanto dan MS Abas. (2001) Wajah Dan Dinamika Pendidikan Anak Bangsa. Adicita Karya Nusa, Yogyakarta.
Umiarso dan Elbadiansah. (2004) Interaksionisme Simbolik, Dari Era Klasik Hingga Modern. Jakarta: Rajawali Press.
Vardiansyah, Dani. (2008) Filsafat Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Indeks, Jakarta.
Wirawan, I.B. (2013) Teori-Teori Sosial Dlam Tiga Paradigma, Fakta Sosial, Definisi Sosial Dan Perilaku Sosial. Kencana, Jakarta.
Yunus, Mahmud. (2004) Tafsir Qur’an Karim Bahasa Indonesia. Jakarta: PT Hidakarya Agung.
Zamroni. (1992) Pengantar Pengembangan Teori Sosial. Yogyakarta: Tiara Wacana.
Published
2018-08-01
How to Cite
Mustaā€™in, M. (2018). Intelektual: Jurnal Pendidikan Dan Studi Keislaman, 8(2), 171-182. https://doi.org/10.33367/ji.v8i2.709