Pelaksanaan Nafkah Suami Yang Masih Belajar di Pondok Pesantren dan Dampaknya Terhadap Keutuhan Rumah Tangga

  • Dewi Rahmah Septiyani Institut Agama Islam Tribakti Kediri
  • Melvien Zainul Asyqien Institut Agama Islam Tribakti Kediri
Keywords: Nafkah Suami, Keutuhan Rumah Tangga

Abstract

Nafkah merupakan suatu hal yang urgen dalam sebuah keluarga. Tak jarang hanya karna masalah nafkah pernikahan yang telah dibangun bertahun-tahun pun akhirnya kandas di tengah jalan. Ada fenomena yang terjadi, dimana suami masih berada di pondok pesantren sedangakan istri tinggal di rumah. Sehingga muncul pertanyaan dari diri penulis bagaimana seorang suami dapat memberikan nafkah sedangkan dia masih berada di pondok pesantren  dan tentunya juga belum memiliki penghasilan. Penelitian ini mendasarkan diri pada penelitian di tengah lapangan, maka metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Dalam penelitian ini, peneliti terjun langsung ke lapangan guna mengadakan penelitian pada objek yang dibahas yaitu mengenai bagaimana  pelaksanaan nafkah suami yang masih belajar di pondok pesantren dan bagaimana dampaknya terhadap keutuhan rumah tangga perspektif hukum islam yang kemudian data yang dikumpulkan dijadikan sebagai objek sumber penelitian kualitatif. Hasil penelitian adalah dari dampak sosial, adanya pandangan negatif dari masyarakat setempat. Karena menurut masyarakat setempat bahwa seorang yang berumah tangga berarti telah mapan dan siap dalam segi mental maupun finansialnya, sedangkan santri mungkin telah siap dalam segi mental akan tetapi belum siap dalam segi finansialnya. Hal tersebut dianggaplah tidak lazim sedangkan dari dampak ekonomi terdapat keluarga yang mengalami kesulitan ekonomi. Hal tersebut disebabkan karena suami belum memiliki penghasilan yang cukup bahkan dapat dikatakan jauh dari Upah Minimum Provinsi. Sementara penghasilan selama ini hanya di dapat dengan mengandalkan hasil penjualan makanan yang di titipkan pada kantin dan warung sekitar pondok pesantren.

References

Abdul, Munir Mulkhan. “Runtuhnya Mitos Politik Santri, Strategi Kebudayaan Dalam Islam”. Yogyakarta: Sipress, 1994 (http://digilib.uinsby.ac.id/6001/5/Bab%202.pdf, di akses 24 april 2019).
Abu, Anwar. “Karakteristik Pendidikan Dan Unsur-Unsur Kelembagaan Di Pesantren. Jurnal Kependidikan Islam”. Volume 02, No. 02, 2016.
Al Husni, Imam Taqiyyuddin. Kifayatul Ahyar. Beirut: Darul Kutb Al ‘Ilmiyah, 2001.
Al Mundziriy, Hafidz. Tarjamah Sunan Abu Dawud. Terjemahan oleh H. Bey. Semarang: CV Asy Syifa’, 1992.
Al-Kurdiy, Ahmad Al- Hajjiy. Fiqih Wanita Perempuan Dalam Pandangan Syari’at Islam. Solo: Abyan, 2013.
Arikunto, Suharismi. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta, 2002.
Asri. “Pelaksanaan Nafkah Suami Yang Merantau Dan Dampaknya Terhadap Keutuhan Rumah Tangga Menurut Hukum Islam”. Skripsi tidak diterbitkan. Riau: Universitas Islam Negeri Sultan Sayarif Kasim, 2010.
As-Sanidy, Rasyid bin Fahd bin Abdul Karim. Indahnya nikah sambil kuliah. Jakarta: Cendekia Sentra Muslim, 2005.
Azka Darul, Nailul Huda. Lubb al- Ushul Kajian Dan Intisari Dua Ushul. Kediri: Santri Salaf Press, 2014.
Badan Penasihat, Pembinaan Dan Pelestarian Perkawinan (BP4). Tuntunan Praktis Rumah Tangga Bahagia. Surabaya: Badan Penasihat, Pembinaan Dan Pelestarian Perkawinan (BP4), 2012.
Bayquni, N.A. dkk. Kamus Istilah Agama Islam Lengkap. Surabaya: Indah, 1996.
Dhofier, Zamakhsyari. Tradisi Pesantren Studi Pandangan Hidup Kyai Dan Visinya Mengenai Masa Depan Indonesia. Jakarta: LP3ES, 2011.
Elfridawati, Mai Dhuhani. “Manajemen Pondok Pesantren; Studi Pengelolaan Santri Muallaf Di Pondok Pesantren Al Anshar Ambon”. Jurnal Fikratuna. Volume 09, No. 01, 2018.
Ghazali, Abd. Rahman. Fiqih Munakahat. Jakarta: Kencana, 2006.
Herman, DM. “Sejarah Pesantren di Indonesia”. Jurnal Al-Ta’dib. Volume 04, No. 02, 2013.
Ibnu, Rozali. “Konsep Memberi Nafkah Bagi Keluarga Dalam Islam”. Jurnal Intelektualita. Volume 06, No. 02, 2017.
Jumni, Nelli. “Analisis Tentang Kewajiban Nafkah keluarga dalam Pemberlakuan Harta Bersama”. Jurnal Hukum Islam. Volume 02, No. 01, 2017.
Kementrian Agama RI. Al-Qur’andan Tafsirnya. Jakarta: Lembaga Percetakan Al-Qur’an Kementrian Agama, 2010.
Lajnah Bahtsu Masail Kubro. Buku Hasil Lajnah Bahtsu Masail Kubro. Kediri: PP Putri HM Al-Mahrusiyah, 2019.
Muammar, Kadafi Siregar. “Pondok Pesantren Antara Misi Melahirkan Ulama Dan Tarikan Modernisasi”. Jurnal Al-Thariqah. Volume 03, No. 02, 2018.
Nawawi, Muhammad. Qutul Habib Al Gharib Tausyekh ‘Ala Fathil Qarib Al Mujib. Beirut: Darul Kutb Al ‘Ilmiyah, 1998.
Pusat Bahasa. Kamus Bahasa Indonesia. Jakatra: Departemen Pendidikan Nasional, 2008.
Rasjid, Sulaiman. Fiqih Islam. Bandung: Sinar Baru Algensindo, 2013.
Refa’i, Ahmad. “Tinjauan Hukum Islam Terhadap Pernikahan Lanjut Usia Kaitannya Dalam Pemenuhan Nafkah Terhadap Istri”. Skripsi tidak diterbitkan. Kediri: Institut Agama Islam Tribakti Kediri, 2015.
Sabiq, Sayid. Fiqih Sunnah. Jakarta: Pena Pundi Aksara, 2013.
Sugiono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2010.
Supardan Dadang, Pengantar Ilmu Sosial Sebuah Kajian Pendekatan Struktural. Jakarta: Bumi Aksara, 2015.
Zamalova. Metodologi Ayatul Ahkam Paradigma Konsep Fiqih Dalam Kajian Ayatul Ahkam. Malang: Yayasan Pondok Modern Al-Rifa’ie Malang Kerjasama Bersama Lirboyo Press, 2015.
Published
2020-12-16
How to Cite
Septiyani, D. R., & Asyqien, M. Z. (2020). Pelaksanaan Nafkah Suami Yang Masih Belajar di Pondok Pesantren dan Dampaknya Terhadap Keutuhan Rumah Tangga. Legitima: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 3(1), 79-92. https://doi.org/10.33367/legitima.v3i1.1445

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.