Analisis Yuridis Terhadap Faktor-Faktor Penyebab Tingginya Tingkat Cerai Gugat di Pengadilan Agama Kabupaten Kediri

  • Abdillah Wahab Institut Agama Islam Tribakti Kediri
  • Rifqi Awati Zahara Institut Agama Islam Tribakti Kediri
Keywords: Cerai Gugat, Pengadilan Agama Kota Kediri

Abstract

Menciptakan sebuah rumah tangga yang damai berdasarkan kasih sayang adalah idaman setiap pasangan suami istri, namun upaya ini merupakan tindakan yang tidak mudah, pada kenyataannya kehidupan berkeluarga tidak selalu harmonis seperti yang diharapkan. Ada beberapa kasus yang sering terjadi dimasyarakat yang mengeluh tentang menjaga hubungan kekeluarganya, akirnya masalah tersebut sampai di Pengadilan Agama KAb.Kediri. Dari uraian diatas, fokus penelitian ini adalah bagaimana analisis yuridis terhadap faktor penyelesaian cerai gugat di  Pengadilan Agama Kabupaten Kediri, dan fakto-faktor apa saja yang menyebabkan tingginya cerai gugat di Pengadilan Agama Kabupaten Kediri. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif deskriptif, jenis penelitian ini adalah studi kasus dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil Penelitian ini adalah faktor yang menjadi penyebab cerai gugat di Pengadilan Agama Kab.Kediri, cara penyelesaian kasus perkaranya telah sesuai dengan KHI maupun undang-undang yang berlaku. Sehingga ketika ada suatu permasalahan dalam menyelesaikan kasus perkara bisa terpusat pada narasumber yang ada. Dan pembahasan yang telah dijabarkan diatas juga memberikan kekuatan poin dari keterangan data tabel kasus perbandingan pertahun beserta alasan yang menjadi landasan penyelesaian kasus cerai gugat di Pengadilan Agama Kab.Kediri. Diantara faktor yang melatar belakangi adalah  faktor ekonomi, faktor moral, faktor campur tangan pihak ketiga, faktor krisis akhlak, faktor menyakiti jasmani dan faktor tidak adanya tanggung jawab.

References

Abdurrahman, Kompilasi Hukum Islam di Indonesia, Jakarta, Akademika Pressindo, 1992.
Aminuddin, Slamet Abidin, Fiqih Munakahat 2, Bandung: Pustaka Setia, 1999.
Auda, Jasser, Membumikan Hukum Islam Melalui Maqasid Syari’ah, terj. Rosidin dan Ali Adl el-Mun’im, Jakarta: Mizan, 2015.
Azmi, Zul, et.al. “Memahami Peneltian Kualitatif Dalam Akuntansi”, Akuntabilitas, Vol. XI, 1 November, 2017.
Azzam, Abdul Aziz Muhammad, Abdul Wahhab Sayyed Hawwas, Al-Usroh Wa Ahkamuha Fi At-Tasyri’ Al-Islami, terj. Abdul Majid Khon, Jakarta: Amzah, 2011.
C.S,T Kansil, Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Indonesia,cet. 8, Jakarta : Balai Pustaka, 1989.
Dahlan, Abd. Rahman, Ushul Fiqh , Jakarta: Amzah, 2014.
Departemen Agama Republik Indonesia, Al-Qur‟an dan Terjemahannya, Jakarta: ATLAS, 2000.
Djamil,Fathurrahman, Filsafat Hukum Islam, Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1999.
Fanani, Ahwan, Horizon Ushul Fikih Islam, Semarang: Karya Abadi Jaya, 2015.
Furchan, Arif, Pengantar Metode Penelitian Kualitatif, Surabaya: Usaha Nasional, 1992.
Ghazaly, Abd. Rahman, Fiqh Munakahat, Jakarta: Kencana, Cet. II, 2006.
Hamzah, Andi, Perkembangan Hukum Pidana Khusus, Jakarta: Rineka Cipta, 1991.
Haq, Hamka, Aspek Teologis Konsep Maslahah dalam Kitab Al-Muwafaqat, Jakarta: Erlangga, 2007.
Hasan, M. Ali, Pedoman Hidup Berumah Tangga dalam Islam, Bandung: Mega Persada.
Hashim, Selamat, Maslahah dalam Perundangan Hukum Syara’, Malaysia: Info Meditasi Sdn. Bhd, 2010.
Ismail, As-san’ani muhammad bin, subul as-salam, mesir, al-barri al-hala: t.th.
Karim, A. Syafi’i, Fiqh- Ushul Fiqh, Bandung: CV.Pustaka Setia 1997.
Khalaf, Abdul Wahab, Ilmu Ushul Fiqh, Jakarta: PT.Rineka Cipta,1999.
Khalidah, Tatimul : Analisis Hukum Islam terhadap Kewajiban Tes Urine, AL-HUKAMA The Indonesian Journal of Islamic Family Law Volume 02, Nomor 01, Juni 2012
Koto, Alaiddin, Filsafat Hukum Islam, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2013.
Makarao, Taufik, dkk, Tindak Pidana Narkotika, Jakarta: Ghalia Indonesia, 2003.
Nayasari, Dhevi, “Pelaksanaan Rujuk Pada Kantor Urusan Agama Kecamatan Lamongan.”, Jurnal Independent Vol. II No. 1 2014.
Pasal 1 Undang-Undang No. 1 Tahun 1974. tentang Perkawinan yang telah di ubah pada tahun 2019 bulan november No. 16.
Salim, Abu Malik kamal bin Sayyid, Fiqh Sunnah untuk Wanita, Jakarta: Al-I’tishom Cahaya Umat, 2007.
Soemiati, “Hukum Perkawinan Islam dan Undang-Undang Perkawinan”, Liberty, Yogyakarta, 1982.
Syafe’i, Rachmat, Ilmu Ushul Fiqh, Jakarta: Prenada Media Group, 2010.
Syarifuddin, Amir, Ushul Fiqh 2, Jakarta: Kencana, 2008.
Ulwan, Abdullah Nasikh, Perkawinan Masalah Orang Muda, Orang Tua, dan Negara, Jakarta: Gema Insani Press.
Undang-Undang R.I. Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan yang telah di ubah pada tahun 2019 bulan november No. 16 dan Kompilasi Hukum Islam, Bandung: Citra Umbara, 2013.
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan, dan Kompilasi Hukum Islam di Indonesia Serta Penjelasannya, Bandung : Citra Umbara, 2007.
Zahrah, Muhammad Abu, Ushul Fiqh, Jakarta: PT. Pustaka Firdaus, 2013, hal. 552.
Zuhaily, Wahbah, Ushul Al-Fiqh Al-Islami, Damaskus: Dar Al-Fikr, 1986.
Published
2020-12-16
How to Cite
Wahab, A., & Zahara, R. A. (2020). Analisis Yuridis Terhadap Faktor-Faktor Penyebab Tingginya Tingkat Cerai Gugat di Pengadilan Agama Kabupaten Kediri . Legitima: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 3(1), 59-78. https://doi.org/10.33367/legitima.v3i1.1444

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.