Upaya Pemerintah Desa Dalam Mencegah Pernikahan di Bawah Umur Perspektif Hukum Islam

Studi Kasus di Desa Slemanan Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar

  • Muhammad Nurfatoni Institut Agama Islam Tribakti Kediri
  • Nur Kholis Institut Agama Islam Tribakti Kediri
Keywords: Upaya Pemerintah, Mencegah, Pernikahan dibawah Umur

Abstract

Fenomena pernikahan usia di bawah umur pada saat ini, dari tahun ke tahun angkanya naik turun, hal itu bisa dilihat dari permohonan dispensasi nikah, seperti yang terjadi di Pengadilan Agama Kabupaten Blitar dalam websitenya yang mengalami pasang surut. Fenomena demikian sudah menjadi trend di kalangan remaja dengan banyak motifnya. Perkawinan pada usia muda biasanya belum ada kesiapan mental maupum fisik pada diri mempelai, sehingga dapat menimbulkan masalah di belakang hari bahkan tidak sedikit yang berujung pada perceraian. Dari uraian tersebut peneliti ingin mendeskripsikan bagaimana upaya yang dilakukan pemerintah desa slemanan dalam mencegah pernikahan di bawah umur dan bagaimana tinjauan hukum islam terhadap upaya pemerintah desa slemanan dalam mencegah pernikahan di bawah umur. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. Hasil penelitian yaitu mengadakan sosialisasi kepada masyarakat Desa Slemanan, melarang atau mempersulit perizinan nikah di bawah umur, melarang masyarakatnya untuk melaksanakan pernikahan di bawah umur karna menghambat terciptanya SDM yang berkualitas. Syari’at Islam pada dasarnya tidak membatasi usia untuk menikah, akan tetapi dapat diukur dengan masa baligh sesorang, syari’at islam menghendaki orang yang hendak menikah adalah orang yang benar-benar siap mental, fisik, psikis, dewasa dan paham arti sebuah pernikahan yang merupakan bagian dari ibadah. Substansi hukum islam adalah menciptakan kemaslahatan sosial bagi manusia masa kini dan masa depan, hukum islam bersifat humanis dan selalu membawa rahmat bagi semesta alam.

References

Abu Zaid dan Ridha Salamah, Membangun Idiologi Rumah Tangga Ideologis, Jakarta: Wahyu press, 2003.
Al-Ghazali, Abd. Rahman, Fiqh Munakahat , Jakarta: Kencana, 2004.
al-Mansur, Saleh Ibn ‘Abd al-Aziz, Nikah dengan Niat Talak?, Alih bahasa Alpian MA Jabbar, cet. ke-1, Surabaya: Pustaka Progresif, 2004.
al-Qur’an, 4:1.
Al-Qur’an, 4:3.
Asmawi, Nikah dalam Perbincangan dan Perbedaan, cet. ke-1, Yogyakarta: Darussalam, 2004.
Boisard, Marcel A., humanisme dalam Islam, alih bahasa oleh H.M. Rasjidi, cet. Ke 1, Jakarta: Bulan Bintang, 1980.
Faridl, Miftah, 150 Masalah Nikah Keluarga, Jakarta: Gema Insani, 1999
KHI Pasal 39.
Mas’udi, Masdar Farid, Islam dan Hak-hak refroduksi perempuan, Dialog Pemberdayaan, edisi revisi, cet. Ke-3, Bandung: Mizan, 1998.
Muchtar, Kamal, Asas-Asas Hukum Islam tentang Perkawinan, Jakarata: PT Bulan Bintang, 1993.
Muhdlor, Zuhdi, Memahami Hukum Perkawinan, Bandung: Al-Bayan, 1994.
Nasarudin, Latif, Ilmu Perkawinan Problematika Seputar Keluarga, Bandung, Pustaka Hidayah, 2001.
Rafiq, Ahmad, Hukum Islam di Indonesia, cet. ke-3, Jakarta: Raja Grafindo Persada,1998.
Ramulyo, Idris, Hukum Perkawinan Islam: suatu analisis Dari Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam, Jakarta: Bumi Askara, 1996.
Rohmat, “Pernikahan Dini dan Dampaknya Dalam Keutuhan Rumah Tangga, (Studi Kasus di Desa Cikadu Kecamatan Cijambe Kabupaten Subang Jawa Barat)”, skripsi tidak diterbitkan, Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2009.
Soemiyati, Hukum Perkawinan Islam dan Undan-undang Perkawinan No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Yogyakarta: Liberty, 1999.
Tanjung, Nadimah, Islam dan Perkawinan, cet ke-4, Jakarta: Bulan Bintang,t.t
Undang-undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Pasal 7 ayat 1 dan 2.
UU Perkawinan No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan, cet. ke-5, Bandung: Citra Umbara, 2014.
UU Perkawinan No. Tahun 1974
Published
2020-12-16
How to Cite
Nurfatoni, M., & Kholis, N. (2020). Upaya Pemerintah Desa Dalam Mencegah Pernikahan di Bawah Umur Perspektif Hukum Islam: Studi Kasus di Desa Slemanan Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar. Legitima: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 3(1), 37-58. https://doi.org/10.33367/legitima.v3i1.1443

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.