Pedoman Penulisan

Naskah diketik dengan huruf Times New Roman, ukuran 12 poin, dengan spasi ganda, dicetak pada kertas A4 sepanjang lebih kurang 20 halaman, dan diserahkan dalam bentuk print-out sebanyak 1 eksemplar beserta file.

Apabila terdapat ayat atau hadits (tulisan yang berbahasa Arab), maka diketik dengan huruf Traditional Arabic, ukuran 14 poin, Berkas (file) dibuat dengan Microsoft Word. Pengiriman file juga dapat dilakukan sebagai attachment e-mail ke alamat: p3miaitkediri@yahoo.co.id./ info@iai-tribakti.ac.id
Nama penulis artikel dicantumkan tanpa gelar akademik dan ditempatkan di bawah judul artikel.
Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia atau Inggris dengan format esai, disertai judul pada masing-masing bagian artikel. Judul artikel dicetak dengan huruf besar di tengah-tengah, dengan huruf sebesar 12 poin. Peringkat judul bagian dinyatakan dengan jenis huruf yang berbeda (semua bagian judul dan sub-bagian dicetak tebal atau tebal dan miring), dan tidak menggunakan angka/nomor pada judul bagian:

Peringkat 1 (Huruf Besar Kecil, Tebal, Rata Tepi Kiri)
Peringkat 2 (Huruf Besar Kecil, Tebal-Miring, Rata Tepi Kiri)
Peringkat 3 (Huruf Besar Kecil, Rata Tepi Kiri)

Sistematika penulisan artikel hasil pemikiran adalah: judul artikel, nama penulis (tanpa gelar akademik), abstrak (berbahasa Inggris), kata kunci, pendahuluan, pembahasan (uraian/isi artikel), kesimpulan, dan daftar pustaka.
Sumber rujukan (catatan akhir) sedapat mungkin merupakan pustaka-pustaka terbitan 10 tahun terakhir. Rujukan yang diutamakan adalah sumber-sumber primer berupa laporan penelitian atau artikel-artikel (karya ilmiah) dalam jurnal dan/atau majalah ilmiah.
Perujukan dan pengutipan menggunakan teknik rujukan catatan kaki (footnote).
Catatan kaki disusun dengan tata cara seperti berikut ini:

Buku/Kitab:
Wahbah al-Zuhaili, Al-Fiqh al-Islamy, juz VII, (Beirut: Dar al-Fikr, 1986), h. 186.

Buku kumpulan artikel:
Ali Saukah dan M. Guntur Waseso (eds.), Menulis Artikel untuk Jurnal Ilmiah, (Malang: UM Press, 2002), h. 10.

Artikel dalam buku kumpulan artikel:
Andree Drogers, “Meaning, Power and The Sharing of Religious Experience”, dalam Jerald D. Gort, at.al. (ed.), (Michihan: Eerdmans Publishing Company, 1992), h. 46.

Artikel dalam jurnal dan majalah:
A. Jauhar Fuad, ”Perguruan Tinggi dan Pendidikan Multikultural”, Tribakti, vol. 22 no. 2, Juni  2011, h. 32-45.

Artikel dalam koran:
Ngainun Naim, ”Pesantren dan Pembaharuan”, Duta Masyarakat, 25 Januari 2004, h. 4.

Tulisan/berita dalam koran (tanpa nama pengarang):
Islam Rahmatan li al-’Alamin, Jawa Pos, 21 Desember 2005, h. 2.

Buku terjemahan:
Daniel S. Lev, Peradilan Agama Islam di Indonesia, terj. Zaini Ahmad Noeh, (Jakarta: Intermasa, 1980), h. 70.

Skripsi, Tesis, Disertasi dan Laporan Penelitian:
Abad Badruzzaman, “Pemikiran Teologi Hassan Hanafi”, Tesis tidak diterbitkan, (Jakarta: UIN Jakarta, 2002), h. 2.

Makalah seminar, lokakarya, penataran:
Mujamil Qomar, “Tantangan Pesantren Masa Depan”, Makalah, disajikan dalam seminar nasional yang diselenggarakan oleh Jurusan Ushuluddin STAIN Tulungagung, pada tanggal 11 Juli 2003, h. 3.

Internet:
Hitchcock, Carr dan Hall, “A Survey of STM Onlinr Journals, 1990-1995: The Calm before the Storm”, (Online), http://Journals.ecs.soton.ac.uk/survey/html, diakses 12 Mei 1999.

Apabila terdapat sumber rujukan (catatan akhir) yang disebut atau dirujuk lebih dari satu kali, maka cukup ditulis Ibid. (jika langsung); dan jika sudah berselang dengan rujukan lainnya, maka ditulis dengan: nama penulis (ditulis satu kata yang diambil dari nama yang mashur/sering disebut), dua kata dari judul tulisan, kemudian halaman. Contoh:
Buku/Kitab (untuk semua bentuk buku/kitab/terjemahan):
Azra, Sejarah Islam, h. 186.

Semua naskah ditelaah secara anonim oleh penyunting ahli (mitra bestari) yang ditunjuk oleh penyunting menurut bidang kepakarannya. Penulis artikel diberi kesempatan untuk melakukan perbaikan naskah atas dasar rekomendasi dari mitra bestari atau penyunting.
Penulis menerima bukti pemuatan sebanyak 3 (tiga) eksemplar dan cetak lepas sebanyak 2 (dua) eksemplar. Naskah yang tidak dimuat tidak akan dikembalikan, kecuali atas permintaan penulis.