Strategi Membangun Jaringan Kerjasama Bisnis Berbasis Syariah

  • Khairan Khairan Institut Agama Islam Tribakti Kediri

Abstract

Strategi adalah penerapan sasaran dalam jangka panjang sebuah perusahaan, dan arah tindakan serta alokasi sumber daya yang diperlukan untuk mencapai sasaran dan tujuan. Strategi sering digunakan oleh perusahaan-perusahaan dalam mencapai tujuannya, begitu juga dalam dunia bisnis. Kerja sama dalam usaha bisnis atau perdagangan bersama dalam dunia modern disebut dengan joint venture. Secara bahasa, kerja sama (al-syirkah) adalah campuran antara sesuatu dengan yang lain sehingga sulit dibedakan. Al-syirkah atau musyarakah adalah akad kerja sama antara dua pihak atau lebih untuk usaha tertentu yang masing-masing pihak memberikan kontribusi dana dengan kesepakatan bahwa keuntungan dan resiko akan ditanggung bersama sesuai dengan kesepakatan. Syariat Islam memperbolehkan persekutuan, korporasi atau berkerja sama bisnis, yang bersih dari riba, Islam sangat menganjurkan kerja sama dalam hal pembiayaan dari sebagian modal usaha, yang juga melibatkan bank dalam proses manajemennya. Adapun pembagian keuntungan dan kerugian dalam pembiayaan musyarakah tersebut sesuai dengan perjanjian yang disepakati bersama. Salah satu pihak mendapatkan setengah, sepertiga, seperempat atau kurang dari itu. Sedangkan sisanya untuk yang lainnya. Jadi setiap pihak, akan mendapatkan bagian apabila usahanya untung, dan sama-sama menanggung kerugian apabila usahanya mengalami kerugian.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alma, Buchari. Pengantar Bisnis. Bandung: Afabeta, 2006.
Anoraga, Panji. Manajemen Bisnis. Jakarta: Asdi Mahasatya, 2004
Antonio, Muhammad Syafii. Bank Syariah dari Teori ke Praktek. Jakarta: Gema Insan, 2001.
Dahlan, Abdul Azis dkk. Ensiklopedi Hukum Islam. Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve, 1997.
Departemen Agama. Mushaf Al-Qur an dan Terjemahnya. Jakarta: Pustaka Al-Kausar, 2009.
Farouk, Umar. Kelembagaan dan Operasional Perbankan Syariah di Indonesia dalam www.wiki@.com.id. Diakses 11 Oktober 2017.
Hasan, Ali. Manajemen Bisnis Syariah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2009.
Hitt, Michael A. dkk. Manajemen Strategis. Jakarta: Salemba Empat, 2001.
http://solusimlm.wordpress.com/2017/19./25/kenapa-bisnis-pemasaran-jaringan-lebih-unggul/
http://blog.mokapos.com/2017/09/09/20.00.-keuntungan-dalam-membangun-jaringan-dan-relasi-dalam-bisnis/
Ikatan Bankir Indonesia. Memahami Bisnis Bank Syariah. Jakarta: Gramedia Pustaka, 2014.
Janwari, Yadi. Lembaga Keuangan Syariah. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2015.
Nawawi, Ismail. Fikih Muamalah Klasik dan Kontemporer. Bogor: Ghalia Indonesia, 2012.
Priyono. Pengantar Manajemen. Sidoarjo: Zifatama Publiher, 2014.
Rasjid, Sulaiman. Fiqih Islam. Bandung: Sinar Baru Algensindo, 2012.
Syarifudin R. A. Bisnis Halal Bisnis Haram Jombang: Lintas Media, 2007.
Swastha, Basu dan Irawan. Manajemen Pemasaran Modern. Yogyakarta: Liberty, 2005.
Umam, Khaerul. Pasar Modal Syariah Bandung: Pustaka Setia, 2013.
Undang-undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan UU Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan.
Undang-undang Nomor 19 Tahun 2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara.
Veithzal, Rivai dkk. Islamic Business and Economic Ethics. Jakarta: Bumi Aksara, 2012.
Published
2018-07-31
How to Cite
KHAIRAN, Khairan. Strategi Membangun Jaringan Kerjasama Bisnis Berbasis Syariah. Jurnal Pemikiran Keislaman, [S.l.], v. 29, n. 2, p. 234-257, july 2018. ISSN 2502-3047. Available at: <http://ejournal.iai-tribakti.ac.id/index.php/tribakti/article/view/597>. Date accessed: 16 dec. 2018.