PENANAMAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP ANAK

  • Yasin Nurfalah Institut Agama Islam Tribakti Kediri

Abstract

Setiap anak mempunyai pembawaan berbeda dengan anak lain. Pembawaan itu merupakan cikal bakal dari karakteristik setiap individu. Pembawaan setiap anak juga akan tumbuh dan berkembang sesuai dengan lingkungan sosial mereka karena pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial. Ini berarti, munculnya kenakalan pada anak dalam berbagai bentuk dan jenisnya bukan semata-mata kesalahan mereka, tapi juga salah satu dampak negatif dari sebuah lingkungan yang kurang edukatif. Karena ada dasarnya setiap manusia dilahirkan dalam keadaan fitrah. Artinya, pertumbuhan dan perkembangan anak secara jasmani dan rohani adalah tanggung jawab semua pihak yang dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Tanpa kesesuaian dan kerjasama antar ketiga komponen itu, maka anak akan menjadi rentan terpengaruh dan kemudian terbawa oleh perilaku-perilaku yang dianggap menyimpang. Dalam konteks ini, sering kali yang menjadi sasaran kesalahan adalah anak, orang tua, dan dalam lingkup sekolah yang menjadi sasaran utama adalah mata pelajaran agama. Padahal, titik pijakan yang terpenting adalah bagaimana menanamkan nilai-nilai islami dalam diri anak sejak dini dan dilakukan oleh semua elemen secara kooperatif dan memberikan keteladanan dalam praktek kehidupan sehari-hari. Sehingga pengetahuan dan pemahaman akan nilai-nilai ajaran Islam dapat terwujud dalam bentuk perilaku.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ali, Mohammad Daud. Pendidikan Agama Islam. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2010.
Azmi, Muhammad. Pembinaan Akhlak Anak Usia Pra-Sekolah: Upaya Mengefektifkan Nilai-nilai Pendidikan Islam dalam Keluarga. Yogyakarta: Belukar, 2006.
Djamarah, Syaiful Bahri. Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif: Suatu Pendekatan Teoretis Psikologis. Jakarta: Rineka Cipta, 2005.
Effendi, Zaenal. “Begini Cara Risma Cegah Kenakalan Remaja di Sekolah”, detik news 15 Februari 2018 dalam https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-3868490, diakses 17 April 2018.
Farid, Achmad. “Model Bimbingan Konseling Islam Anwar Sutoyo dalam Mengatasi Kenakalan Remaja”, Konseling Religi: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, Vol. 6, No. 2, Desember 2015, h. 381-400.
Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 211 tahun 2011 tentang Pedoman Pengembangan Standar Nasional Pendidikan Agama Islam pada Sekolah
Keraf, A. Sonny. Etika Lingkungan Hidup. Jakarta: Penerbit Buku Kompas, 2010.
Maksudin. Pendidikan Nilai Komprehensif: Teori dan Praktik. Yogyakarta: UNY Press, 2009.
Muhaimin, Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Sekolah, Madrasah, dan Perguruan Tinggi. Jakarta: Rajawali Pers, 2010.
Muhaimin, et. al. Paradigma Pendidikan Islam: Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam di Sekolah, Madrasah, dan Perguruan Tinggi. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2010.
Peraturan Menteri Agama No. 16 tahun 2010 tentang Pengelolaan Pendidikan Agama pada Sekolah.
Shihab, Quraish. Wawasan Al-Quran: Tafsir Maudhu’i atas Pelbagai Persoalan Umat. Bandung: Penerbit Mizan, 1996.
Zuhairini. Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2008.
Published
2018-09-07
How to Cite
NURFALAH, Yasin. PENANAMAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP ANAK. Jurnal Pemikiran Keislaman, [S.l.], v. 29, n. 1, p. 85-99, sep. 2018. ISSN 2502-3047. Available at: <http://ejournal.iai-tribakti.ac.id/index.php/tribakti/article/view/567>. Date accessed: 16 nov. 2018.