MEMBANGUN GURU PROFESIONAL UNTUK PENDIDIKAN BERMUTU

Pendidikan bermutu harus dilihat dari tiga cakupan, yaitu Produk, efek dan dampak. Hasil pendidikan yang berupa produi adalah wujud hasil yang dicapai pada akhir satu proses pendidikan. Hasil yang berupa efek adalah perubahan lebih lanjut terhadap keseluruhan kepribadian peserta didik sebagai akibat perolehan produk dari proses pendidikan (pembelajaran) dari satu periode tertentu. Selanjutnya hasil pendidikan yang berupa dampak, adalah burupa penaruh lebih lanjut hasil pendidikan (yang berupa produk dan efek pada diri peserta didik) terhadap kondisi dan lingkungannya baik di dalam keluarga ataupun masyarakat secara keseluruhan. Istilah profesi sudah cukup dikenal oleh semua pihak, dan senantiasa melekat pada guru karena tugas guru sesungguhnya merupakan suatu jabatan profesional. Ada bebarapa istilah lain yang dikembangkan yang bersumber dari istilah “profesi” yaitu istilah profesional, profesionalisme, profesionalitas, dan profesionalisasi. Kualitas guru profesionalisme harus didukung oleh lima kompetensi, yaitu : 1. Keingan untuk selalu menampilkan perilaku yang mendekati standar ideal. 2. Meningkatkan dan memelihara citra profesi, 3. Keinginan untuk senantiasa mengejar kesempatan pengembangan profesi yang dapat meningkatkan dan memperbaiki kualitas pengetahuan dan ketrampilan, 4.Mengejar kualitas dan cita-cita dalam profesi, dan 5.Memiliki kebangaan terhadap profesinya. Peningkatan profesionalisme dilaksanakan secara terpadu, konsepsional dan sistematis dengan pendekatan : Melalui pelaksanaan tugas, response, penelusuran dan pengembangan diri, dan dukungan system.

  • Miftahuddin Miftahuddin

Abstract

Pendidikan bermutu harus dilihat dari tiga cakupan, yaitu Produk, efek dan dampak. Hasil pendidikan yang berupa produi adalah wujud hasil yang dicapai pada akhir satu proses pendidikan. Hasil yang berupa efek adalah perubahan lebih lanjut terhadap keseluruhan kepribadian peserta didik sebagai akibat perolehan produk dari proses pendidikan (pembelajaran) dari satu periode tertentu. Selanjutnya hasil pendidikan yang berupa dampak, adalah burupa penaruh lebih lanjut hasil pendidikan (yang berupa produk dan efek pada diri peserta didik) terhadap kondisi dan lingkungannya baik di dalam keluarga ataupun masyarakat secara keseluruhan.
Istilah profesi sudah cukup dikenal oleh semua pihak, dan senantiasa melekat pada guru karena tugas guru sesungguhnya merupakan suatu jabatan profesional. Ada bebarapa istilah lain yang dikembangkan yang bersumber dari istilah “profesi” yaitu istilah profesional, profesionalisme, profesionalitas, dan profesionalisasi.
Kualitas guru profesionalisme harus didukung oleh lima kompetensi, yaitu : 1. Keingan untuk selalu menampilkan perilaku yang mendekati standar ideal. 2. Meningkatkan dan memelihara citra profesi, 3. Keinginan untuk senantiasa mengejar kesempatan pengembangan profesi yang dapat meningkatkan dan memperbaiki kualitas pengetahuan dan ketrampilan, 4.Mengejar kualitas dan cita-cita dalam profesi, dan 5.Memiliki kebangaan terhadap profesinya.
Peningkatan profesionalisme dilaksanakan secara terpadu, konsepsional dan sistematis dengan pendekatan :  Melalui pelaksanaan tugas, response, penelusuran dan pengembangan diri, dan dukungan system.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2017-12-21
How to Cite
MIFTAHUDDIN, Miftahuddin. MEMBANGUN GURU PROFESIONAL UNTUK PENDIDIKAN BERMUTU. Jurnal Pemikiran Keislaman, [S.l.], v. 28, n. 2, p. 272-288, dec. 2017. Available at: <http://ejournal.iai-tribakti.ac.id/index.php/tribakti/article/view/484>. Date accessed: 17 aug. 2018.