SEBAB-SEBAB TERJADINYA PERBEDAAN MA•HAB

  • Reza Ahmad Zahid IAI-Tribakti

Abstract

Perbedaan pendapat dalam lapangan hukum sebagai hasil penelitian (ijtihad), tidak perlu dipandang sebagai faktor yang melemahkan kedudukan hukum Islam, bahkan sebaliknya bisa memberikan kelonggaran kepada banyak orang (rahmatan lil ‘ªlamÌn). Dalam sejarah pengkajian hukum Islam dikenal beberapa madzhab fiqih yang secara umum terbagi dua, yaitu madzhab sunni dan maühab shi’i. Di kalangan Sunni terdapat beberapa madzhab, yaitu H{anafi, Maliki, Sha>fi’i dan H{anbali. Sedangkan di kalangan syiah terdapat dua madzhab fiqih, yaitu Zaidiyah dan Ja’fariah. Namun yang masih berkembang kini hanyalah madzhab Ja’fariah dan Shi’ah Imamiyah.Terjadinya perbedaan dalam madzhab disebabkan oleh terjadinya perbedaan pendapat dikalangan ulama, perbedaan pendapat inilah yang kemudian melahirkan madzhab-madzhab Islam yang masih menjadi pegangan orang sampai sekarang. Pangkal perbedaan ulama adalah tingkat berbeda antara pemahaman manusia dalam menangkap pesan dan makna, mengambil kesimpulan hukum, menangkap rahasia syariat dan memahami ‘illat hukum. Semua ini tidak bertentangan dengan kesatuan sumber syariat. Karena syariat Islam tidak saling bertentangan satu sama lainnya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, M. Husain. Al-Wad}i>h fi> Us}u>l al-Fiqih. Beirut: Darul Bayariq. 1995.

Al-Dahlawi, Lahirnya Madzhab-Madzhab Fiqih (Al-Ins}a>f fi> Baya>n Asba>b al-Ikhtila>f). Terjemahan oleh Mujiyo Nurkholis. Bandung: CV Rosda Karya, 1989.

Al-Bakri, Al-Sayyid. I‘a>nah al-T{a>libi>n. Jld. I. Semarang: Maktabah wa Mathba’ah Toha Putera. T.t.

Al-Bayanuni, M. Abul Fath. Studi Tentang Sebab-Sebab Perbedaan Madzhab (Dira>sa>t fi> al-Ikhtila>fa>t al-Fiqihiyah). Terjemahan oleh Zaid Husein Al-Hamid. Surabaya: Mutiara Ilmu. 1994.

Al-Nabhani, Taqiyuddi>n.. Al-Shakhs}iyyah al-Isla>miyyah. Jld. I. Beirut: Darul Ummah, 1994.

Al-Sayis, M. Ali. Fiqih Ijtihad; Pertumbuhan dan Perkembangannya (Nas}’ah al-Fiqih al-Ijtiha>di wa At}wa>ruhu>). Terjemahan oleh M. Muzamil. Solo: CV Pustaka Mantiq. 1997.

Al-Zuhaili, Wahbah. Al-Fiqih al-Isla>mi> wa Adillatuhu. Jld. II. Beirut: Darul Fikr, 1996.

Bik, Muhammad Al-Hud}ari>. Ta>ri>kh al-Tashri>‘ al-Isla>mi>. Beirut: Da>r al-Fikr. 1995.

Hasan, M. Ali, Perbandingan Mazhab Fiqih, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 1997.

Hasjmy, A., Sejarah Kebudayaan Islam, Jakarta: PT. Bulan Bintang, 1995.

Ismail, Ahmad satori, Pasang Surut Perkembangan Fiqh Islam, Jakarta : Pustaka Tarbiatuna, Cet. I, 2003.

Khallaf, Abdul Wahhab. Ikhtisar Sejarah Hukum Islam (Khula>s}ah Ta>ri>kh al-Tashri>‘ al-Isla>mi>). Terjemahan oleh Zahri Hamid & Parto Djumeno. Yogyakarta: Dua Dimensi. 1985.

Moenawar, Tarikh Tashri>’: Sejarah Perkembangan Madzhab dalam “ http://moenawar. multiply.com/journal/item/12.

Nahrawi, Ahmad. Al-Ima>m al-Sha>fi‘i> fi> Madzhabayhi al-Qa>d}i>>m wa al-Jadi>d. Kairo: Darul Kutub, 1994.

Rahmat, Jalaluddin, Tinjauan Kritis Atas Sejarah Fiqh, Artikel yayasan Paramadina, www. Media.Isnet.org/

Sirry, Mun’im A., Sejarah Fiqh Islam, Surabaya: Risalah Gusti, Cet I, 1995.

Usman, Suparman, Hukum Islam; Asas-asas dan Pengantar Studi Hukum Islam dalam Tata Hukum Indonesia. Jakarta: Gaya Media Pratama, 2001.

Yanggo, Huzaemah Tahido Pengantar Perbandingan Mazhab. Jakarta: Logos, 2003.

Yunus, Mahmud, Kamus Arab-Indonesia. Jakarta : PT. Hidakarya Agung, 1990.

Published
2016-04-02
How to Cite
Zahid, R. (2016). SEBAB-SEBAB TERJADINYA PERBEDAAN MA•HAB. Jurnal Pemikiran Keislaman, 26(1), 65-83. https://doi.org/10.33367/tribakti.v26i1.203