Hubungan Antara Self-Efficacy dengan Pengambilan Keputusan Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Psikologi

(Studi Kasus Pada Universitas Di Jakarta Barat)

  • Ruth Imelda Kurniasari Universitas Tarumanagara Jakarta
  • Agoes Dariyo Universitas Tarumanagara Jakarta
  • Rita Markus Idulfilastri Universitas Tarumanagara Jakarta

Abstract

Bandura (1997) mengatakan bahwa self-efficacy adalah keyakinan individu terhadap kemampuan dirinya yang memengaruhi cara individu tersebut dalam bereaksi terhadap situasi dan kondisi tertentu. Menurut Gati, Krausz dan Osipow (1996) mengemukakan pengambilan keputusan karier mengacu pada “ideal career decision maker”. Pernyataan tersebut berarti proses dimana individu menyadari suatu kebutuhan dalam membuat keputusan karier, mampu mewujudkannya, dan mampu membuat keputusan yang benar dengan menggunakan proses yang tepat dan paling sesuai dengan tujuan individu tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dengan pengambilan keputusan karier pada mahasiswa tingkat akhir di Fakultas Psikologi (Studi Kasus pada Universitas Di Jakarta Barat). Peneliti mendapatkan data sebanyak 214 subyek mahasiswa tingkat akhir fakultas psikologi di 5 universitas di Jakarta Barat, dengan jenis kelamin laki-laki berjumlah 46 mahasiswa & jenis kelamin perempuan berjumlah 168 mahasiswa. Penelitian ini menggunakan teknik convenience sampling, pengambilan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner self-efficacy, dan kuesioner kesulitan pengambilan keputusan karier. Hasil analisis data memakai teknik parametrik, yaitu pearson correlation. Berdasarkan hasil analisis data, diketahui terdapat hubungan negatif signifikan antara self-efficacy dengan pengambilan keputusan karier (r = -0,409, p = 0,000 < 0,01)

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ardiyanti, D., & Alsa, A. (2015). Pelatihan ”PLANS” untuk meningkatkan efikasi diri dalam pengambilan keputusan karir. Gadjah Mada Journal Of Professional Psychology, 1(1), 1-17.
Azwar, S. (1995). Sikap manusia teori dan pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Badan Pusat Statistik. (2017). Pengangguran terbuka menurut pendidikan tertinggi. Jakarta Pusat: Badan Pusat Statistik.
Baihaqi, M. (2016). Pengantar psikologi kognitif. Bandung: Refika Aditama.
Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The Exercise of Control. New York: Freeman.
Dimyati, H. (2014). Model Kepemimpinan & Sistem Pengambilan Keputusan. Bandung: Pustaka Setia.
Direktorat Jenderal Kelembagaan IPTEK & DIKTI. (2016). Jumlah Perguruan Tinggi di Indonesia. Diunduh dari www.kelembagaan.risetdikti.go.id.
Gati, I., & Saka, N. (2001). High school students’ career-related decision making difficulties. Journal of Counseling and Development, 79(3), 331-340.
Gati, I. (2011). Abridged professional manual for the carrer decision-making difficulties questionnaire (cddq). (unpublished). Jerusalem Hebrew Univeristy.
Gati, I., Krausz, M., & Osipow, S. H. (1996). A taxonomy of difficulties in carrier decision making. Journal of Counseling Psychology, 43(4), 510-526.
Krumboltz, J. D., Mitchell, A. M., & Jones, G. B. (1976). A Social learning theory of career selection. The Counseling Psychologist, 6(1), 71-81.
Kurniasari, R. I. (2016). Survei mengenai pengambilan keputusan karier, (laporan tidak diterbitkan), Jakarta: Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara.
Lestari, W, T. (2013). Relationship between self efficacy with career maturity at the end college students. Empathy Jurnal Fakultas Psikologi, 2(1), 1-12.
Mahendrani, W., Rahayu, E. (2014). Hubungan antara self efficacy dengan penyesuaian diri pada siswa akselerasi. Psikodimensia, 13(2), 131-138.
Mamahit, H. C. (2014) Hubungan antara determinasi diri dan kemampuan pengambilan keputusan karir siswa SMA. Jurnal Psiko-Edukasi, 12, 90-100.
Munardji. (2014). Urgensi konsepsi diri dalam pengambilan keputusan karir. Edukasi, 2(2), 596-603.
Mustofa, B. (2015). Psikologi pendidikan. Yogyakarta: Parama Ilmu.
Neuman, W. L. (2014). Pearson new international edition social research methods: qualitative and quantitative approaches (7th ed.). USA: Person.
Ningrum, S. K., & Ariati, J. (2013). Hubungan antara efikasi diri dengan pengambilan keputusan karir pada mahasiswa semester akhir di fakultas ekonomika dan bisnis universitas diponegoro. Empati, 2(4), 1-9.
Nisfiannoor, M. (2013). Pendekatan statistika modern aplikasi dengan software SPSS dan EViews. Jakarta: Penerbit Universitas Trisakti.
Ormrod, J. E. (2008). Psikologi pendidikan: Membantu siswa tumbuh dan berkembang (2nd ed.). Jakarta: Erlangga.
Papalia, D. E., & Feldman, R. D. (2012). Experience human development (12th ed.). New York, NY: McGraw-Hill.
Periantalo, J. (2016). Penelitian kuantitatif untuk psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Santosa, E. I., & Himam, F. (2014). Pengaruh berbagi pengetahuan perencanaan karir terhadap efikasi diri dalam membuat keputusan karir. Jurnal Intervensi Psikologi, 6(1), 1-24.
Santrock, J.W. (2012). Adolescence : Perkembangan Remaja. Jakarta: Erlangga.
Sary, Y. N. E. (2015). Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: Parama Publishing.
Satria, B., & Wahyuni, S. (2015). Self-efficacy keputusan karir pada siswa madrasah aliyah, idea nursing journal, 6(3), 10-18.
Sawitri, D. R. (2009). Pengaruh status identitas dan efikasi diri keputusan karier terhadap keraguan mengambil keputusan karier pada mahasiswa tahun pertama di universitas Diponegoro. Jurnal Psikologi Undip, 5(2), 1-14.
Shaughnessy, J. J., Zecmeister, E. B., Zechmeister, J. S. (2012). Research methods in psychology (10th ed.). New York, NY: McGraw-Hill.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suharsono, Y., & Istiqomah. (2014). Validitas dan reliabilitas skala self efficacy. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 2(1).
Tarta. (2014). Warga jakarta menganggur. Diunduh dari http://poskotanews.com
Tjiong, Y. W. (2014). Hubungan antara self efficacy dan pengambilan keputusan berkuliah di lain kota. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya, 3(1), 1-16.
Utami, Y. G. D., & Hudaniah. (2013). Self efficacy dengan kesiapan kerja siswa sekolah menengah kejuruan. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 1(01), 40-52.
Wade, C., & Tavris, C. (2008). Psikologi. Edisi ke 9. Jakarta: Erlangga.
Widyastuti, R. J., & Pratiwi, T. I. (2013). Pengaruh self efficacy dan dukungan sosial keluarga terhadap kemantapan pengambilan keputusan karir siswa. Jurnal BK UNESA, 3(1), 231-238.
Yunitri, K., & Jatmika, D. (2015). Tipe kepribadian ocean dengan career decision self efficacy pada mahasiswa tingkat akhir di Jakarta. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 3(2), 401-415.
Zamroni, E. (2016). Urgensi career decision making skills dalam penentuan arah peminatan peserta didik. Jurnal Konseling, 2(2), 140-152.
Published
2018-06-30
How to Cite
KURNIASARI, Ruth Imelda; DARIYO, Agoes; IDULFILASTRI, Rita Markus. Hubungan Antara Self-Efficacy dengan Pengambilan Keputusan Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Psikologi. Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi, [S.l.], v. 3, n. 1, p. 1-20, june 2018. ISSN 2549-6166. Available at: <http://ejournal.iai-tribakti.ac.id/index.php/psikologi/article/view/497>. Date accessed: 15 aug. 2018.