Pedagang Kaki Lima Perspektif Ekonomi Islam

  • Nurhadi Nurhadi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Azhar Pekanbaru
Keywords: Pedagang Kaki Lima, Ekonomi Islam

Abstract

Pedagang Kaki Lima (PKL) merupakan salah satu bentuk usaha yang mempunyai jiwa kewirausahaan yang tinggi dan mampu bersaing di tengah persaingan perekonomian. Keberadaan PKL cenderung dilatar belakangi persoalan minimnya lapangan pekerjaan yang di sediakan oleh pemerintah, upaya bertahan hidup, minimnya modal usaha disektor formal, aturan dan birokrasi yang rumit, pekerjaan sementara dan faktor keturunan serta profesi, menjadikan usaha PKL sebagai salah satu alternative yang dapat di lakukan oleh masyarakat.  PKL atau dalam bahasa inggris disebut juga street trader selalu dimasukkan dalam sektor informal. PKL adalah orang yang berdagang menggunakan gerobak atau menggelar dagangannya di pinggir-pinggir jalan atau trotoar jalan kota di sekitar pusat perbelanjaan/pertokoan, pasar, pusat rekreasi/hiburan, pusat perkantoran dan pusat pendidikan, baik secara menetap atau setengah menetap, berstatus tidak resmi atau setengah resmi dan dilakukan baik pagi, siang, sore maupun malam hari dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup dengan tidak melibatkan pihak lain secara terikat. Istilah pedagang kaki lima pertama kali dikenal pada zaman Hindia Belanda, tepatnya pada saat Gubernur Jenderal Stanford Raffles berkuasa. Perkembangan pedagang kaki lima dalam lintas sejarah perekonomian umat manusia mengalami kemajuan dan kemoderenan. Ketidakpuasaan dengan kebijakan pemerintah terkait pengalokasian para pelaku PKL, melahirkan pedagang yang turun ke masyarakat secara langsung, yang disebut dengan pasar kaget. Padangan Islam terhadap PKL adalah sebagi wujud berekerja keras, namun dalam pelaksanaan perdagangan PKL mesti mematuhi symbol-simbol syariat, mislanya jujur, amanah, tidak menipu dan menepati janji. Berkaitan dengan pemimpin atau penguasa, maka Islam memandang PKL dibenarkan jika ada kesepakatan dengan pemerintah dan tidak menganggu kepentingan umum yang lebih maslahat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abu ‘Abdillah Muhammad bin Yazid bin ‘Abdillah bin Majah al-Qazwini, Al-Sunan Ibnu Majah (Mesir: Maktabah al-Sunnah, t.th)
Abu Abdullah Muhammad bin Ismail Al-Bukhari bin Ibrahim bin Al-Mughirah bin Bardizbah, Imam al-Bukhari, Sahih Bukhari (Bairut: Darul Ibnu Katsir al-Yammah, t.th)
Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj al-Naisaburi, Imam Muslim, Shahih Muslim (Beirut: Dar Ibnu Katsir, t.th)
Alisjahbana, Sisi Gelap Perkembangan Kota (Yogyakara: Laksbang Pressindo, 2006)
Amalia, Ridha, Pedagang Kaki Lima dalam Perspektif Islam (Artikel online dalam wibesite http://ridhaamalia21.blogspot.com/2015/03/pedagang-kaki-lima-dalam-perspektif.html.diakses 21 oktober 2018 pukul 20.00 Wib.
Asiyah, Udji, Pedagang Kaki Lima Membandel di Jawa Timur (Jurnal Masyarakat dan Kebudayaan Politik Tahun 2012, Volume 25)
Bondan, Ramadhani, Implementasi Kebijakan Pengaturan, lihat wibesite online di alamat http://ramadhanibondan.blogspot.com/2015/01/implementasi-kebijakan-pengaturan-dan html. diakses 20 oktober 2018 pukul 13.30 Wib.
Breman, Jan, The Shattered Image: Construction and Deconstruction of the Village in Colonial Asia, (Holland/USA: Foris Publication, 1998)
D.J. Rachbini, Pengembangan Ekonomi & Sumber Daya Manusia (Jakarta: Penerbit: Grasindo, 2002)
Darmawati, Perilaku Jual Beli di Kalangan Pedagang Kaki Lima dalam Perspektif Etika Bisnis Islam (Studi Kasus Pedagang Buah-buahan di Kota Samarinda) (Jurnal Fenomena Vol. IV No. 2, 2012)
Deti, Sri, Pemberdayaan Ekonomi Umat Melalui Pembiayaan Mikro Syariah (Jurnal El Jizya (Jurnal Ekonomi Islam) Vol 5. No 1, Januari-Juni 2017)
Dikri, devi, dkk, Pedagang Kaki Lima (Bandung, 12 oktober 2014)
Handoyo, Eko, Eksistensi Pedagang Kaki Lima (Salatiga: Tisara grafika, 2012)
Hassan, N., Accommodating the Street Hawkers into Modern Urban Management in Kuala Lumpur. In Accomodating the Street Hawkers in Kuala Lumpur. (Kuala Lumpur, 2003)
Hermanto, Dodi, dkk, Gerakan Sosial Pedagang Kaki lima (Jurnal Humanus Vol. X No. 1 Thn. 2011)
Hilal, Syamsul, Upaya Penataan dan Pembinaan Pedagang Kaki Lima di.Indonesia,.lihat wibesite online dalam http://syamsuhilal.blogspot.com/2013/ 04/upaya-penataan-dan-pembinaan-pedagang.html diakses 20 oktober 2018 pikul 12.30 Wib.
Islahuddin, Peranan Pedagang Kaki Lima dalam Menanggulangi Tingkat Pengangguran dalam Perspektif Ekonomi Islam di Kota Makassar (Penelitian Jurusan Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, 2017)
Kartini, Kartono, Pemimpin dan Kepemimpinan. (Jakarta: Rajawali Pers, 2006)
Lihat”Katanya”, Kota Kaki Lima. Departemen Pekerjaan umun PU-Net
Maneepong, C. & Walsh, J.C., A new generation of Bangkok Street vendors: Economic crisis as opportunity and threat. (Cities, 34, 2013)
McGee, T.G. & Yeung, Y.M, Hawkers in Southeast Asian Cities: planning for the Bazaar Economy. (Ottawa: International Development Research Centre, 1978)
Mustafa, Ali Achan, Model Transformasi Sosial Sektor Informal, Sejarah, Teori, dan Praksis Pedagang kaki lima, (Malang: Trans Publishing, 1996)
Pamungkas, Bani, Pedagang Kaki Lima dan Pengembangan Kota: Analisa Kebijakan Pengelolaan Pasar Malam PKL Kota Jakarta dan Kuala Lumpur (Prosiding Seminar Nasional Indocompac Universitas Bakrie, Jakarta. 2-3 Mei 2016)
Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2012 tentang Koordinasi Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima
Prasdika, Nurvina, Potret Fenomena Kehidupan Pedagang Kaki Lima di Pasar Bambu Kuning Bandar Lampung (Penelitian Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Lampung Bandar Lampung, 2017)
Purwanti, Henny dan Misnarti, Usaha Penertiban dan Pembinaan Pedagang Kaki Lima di Kabupaten Lumajang. (Jurnal Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Jenderal Sudirman Lumajang, 2012)
Rahayu, Maria Sri, Strategi Pedagang Kaki Lima Terhadap Perda No. 3 Tahun 2000 (Studi Kasus di Lapangan Puputan Margarana Denpasar) (Jurnal Dosen Fakultas Pendidikan IPS Jurusan Sejarah IKIP PGRI Denpasar)
Ramadhan, Adam, Implementasi Model Zonasi Penataan Pedagang Kaki Lima di Kota Bandung (Jurnal Pandecta Volume 10. Nomor 1. June 2015)
Repository, Ciri-ciri Pedagang Kaki Lima, sialahkan lihat wibesite online dalam alamat http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/15826/1/sim-des2004-%20%281%29.pdf.diakses 20 oktober 2018 pukul 14 Wib.
Shvoong, Defenisi Pedagang Kaki Lima, lihat di wibesite online http://id.shvoong.com/social-sciences/sociology/2205244-defenisi-pedagang -kaki-lima.diakses 21 oktober 2018 pukul 13.00 Wib.
Sudjana, Metoda Statistika (Bandung: Tarsito, 2000)
Syam, Nurul Azizah, Implementasi Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Pembinaan Pedagang Kaki Lima (Studi Kasus Pada Pedagang Kaki Lima di Kelurahan Paropo Kecamatan Panakukang Kota Makassar) (Penelitian Jurusan Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin, 2016)
Wikipedia, Pedagang Kaki Lima, lihat keteranganya di wibesite Wikipedia onlie dalam https://id.wikipedia.org/wiki/Pedagang_kaki_lima. diakses Selasa 21 Oktober 2018 jam 12.00 Wib.
Yan, Karafir Pieter, Pemupukan Modal Pedagang Kakilima: Penelitian Studi Kasus di Daerah Tanah Abang Pasar Jakarta. (Jakarta: Pusat Latihan Ilmu-imu Sosial, 1998)
Published
2019-03-20
How to Cite
Nurhadi, N. (2019). Pedagang Kaki Lima Perspektif Ekonomi Islam. Journal At-Tamwil: Kajian Ekonomi Syariah, 1(1), 52-71. Retrieved from http://ejournal.iai-tribakti.ac.id/index.php/perbankan/article/view/739