EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN MENGHAFAL DOA DENGAN MENGGUNAKAN MUSIK DI MIN NGRONGGOT KABUPATEN NGANJUK

  • Lukman Chakim

Abstract

Pembelajaran menghafal doa di sekolah merupakan salah satu mata pelajaran yangbiasanya dipelajari melalui metode ceramah, mendengarkan, yang sering membuatsiswa merasa jenuh dan bosan, sehingga proses pembelajaran tersebut tidak bisa efektifdan hasilbelajar siswa tidak tuntas. Untuk itu maka penulis tertarik untuk mengadakanpenelitian mengenai penggunaan musik sebagai media pembelajaran menghafal doa untukmeningkatkan efekti• tas menghafal doa siswa di kelas II MIN Ngronggot.Adapun fokus dari penelitian ini adalah 1) Bagaimana pelaksanaan pembelajaranmenghafal doa setelah shalat dengan menggunakan musik pada siswa kelas II MIN Ngronggot?. 2) Bagaimana pembelajaran menghafal doa siswa di kelas II MIN Ngronggot setelahmenggunakan musik sebagai media pembelajaran? 3) Bagaimana efekti• tas pembelajaranmenghafal doa dengan menggunakan musik pada siswa Kelas II MIN Ngronggot?Dalam pelaksanaan penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian tindakan kelas(PTK) yang didalamnya terdapat perencanaan, tindakan observasi, re• eksi. Sedangkan untukpengumpulan data penulis menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: pelaksanaan pembelajaran menghafal doadengan menggunakan musik pada siswa kelas II MIN Ngronggot menunjukkan dapatmeningkatkan efekti• tas pembelajaran hafalan siswa pada ranah kognitif dan afektif. Padapelaksanaannya penelitian tindakan kelas ini dilakukan pra siklus, siklus 1 dan siklus 2. padapelaksanaan pra siklus proses pembelajaran menggunakan metode ceramah sehingga tidakberlangsung efektif karena terlihat dari siswa yang malas dan kurang bersemangat dalambelajar, siswa terlihat jenuh dan tidak tertarik dengan pembelajaran menghafal doa bahkanada yang tertidur pada saat pembelajaran berlangsung. Sehingga mengakibatkan prestasibelajar siswa menurun. Hal tersebut berdasarkan evaluasi pada pra siklus sebanyak 20 siswaatau 77% tidak tuntas dan hanya 6 siswa atau 23% yang tuntas, hal tersebut menunjukkankalau pada pra siklus kurang efektif. Sedangkan pada siklus 1 peneliti menggunakan musiksebagai media pembelajaran menghafal doa terlihat siswa merasa enjoy dan nyaman bahkansiswa merasa senang sekali dan setelah diadakan evaluasi hasilnya menunjukkan sebanyak 9siswa atau 34,6% tidak tuntas dan 17 siswa atau 65,4% tuntas. Begitu juga pada pelaksanaansiklus 2 setelah dilakukan evaluasi menunjukkan hasil 26 siswa atau 100% tuntas. Hal inimenunjukkan bahwa dalam pembelajaran menghafal doa dengan menggunakan musikmenunjukkan efektivitas peningkatan.
Published
2018-09-10
How to Cite
CHAKIM, Lukman. EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN MENGHAFAL DOA DENGAN MENGGUNAKAN MUSIK DI MIN NGRONGGOT KABUPATEN NGANJUK. Intelektual: Jurnal Pendidikan Islam, [S.l.], v. 8, n. 01, p. 77-90, sep. 2018. Available at: <http://ejournal.iai-tribakti.ac.id/index.php/intelektual/article/view/580>. Date accessed: 14 nov. 2018.