Transforamsi Nilai-Nilai Religius dalam Pembentukan Karakter ;Studi Kasus Pada Siswa Smk Arrahmah Purwotengah Papar Kediri

  • Arnani Faiziyah

Abstract

 
Pembentukan karakter masyarakat khususnya anak usia sekolah harus terus diupayakan. Lebih utama lagi pembentukan karakter religious, karena dengan karakter yang baik dapat memberikan kekuatan pada mereka untuk menghadapi berbagai  persaingan dalam hidupnya.
Penelitian ini bertumpu pada Transformasi Nilai-Nilai religius dalam pembentukan karakter pada siswa SMK Arrahmah Purwotengah Papar Kediri. Adapun focus penelitian adalah: 1). Bagaimana bentuk transformasi nilai –nilai religius yang diterapkan SMK Arrahmah dalam membentuk karakter peserta didik. 2). Bagaimana tanggapan guru dalam proses transformasi nilai-nilai religius dalam pembentukan karakter di SMK Arrahmah Purwotengah Papar Kediri.
            Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitataif dengan pengumpulan data menggunakan teknik observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Untuk menghindari kesalahan maka diadukan pemeriksaan keabsahan temuan dengan menggunakan 3 macam yaitu: kepercayaan (creadibility), Ketergantungan (dependenbility), dapat dipertangjawabkan  (certifiable). Kemudian data dianalisis dengan megorganisasikan data, semua data dari lapangan sudah terkumpul, selanjutnya peneliti mengolah dan menganalisis data secara deskriptif  kualitatif.          
Akhirnya, penelitian ini berhasil memperoleh temuan sesuai pertanyaan permasalahan yang pada garis besarnya dapat disaimpulkan swebagai berikut: 1). SMK Arrahmah Purwotengah papar Kediri sudah menerapkan nilai-nilai religius dalam pembentukan karakter pada peserta didiknya. 2). Pembentukan karakter yang diarahkan di SMK Arrahmah meliputi pembentukan karakter keagamaan dan karakter kewarganegaraan. 3). Tanggapan guru dalam penerapan kearifan lokal adalah dengan memasukan materi kearifan lokal melalui bimbingan-bimbingan dan pembelajaran yang berkaitan dengan nilai-nilai karakter yang dimasukkan ke dalam Pendidikan Berbasis Nilai-Nilai Religius

References

Almandari, Syarifudin. (2004). Rumahku Sekolahku, Jakarta: Pustaka Zahra
Arikunto, Suharsini. (2002). Prosedur penelitian. Jakarta: Rineka Cipta
Bernard, Henry. “The American Journal of education”, volume 10, 174
B. Syarif, Al-jufri dkk. (1995). Reorientasi Ilmu Pendidikan di Indonesia. Jakarta Education: IKIP Muhammadiyah Jakarta Press
Departemen Agama RI. (2004). Al-Qur’an dan Terjemahannya. Bandung: J-Art
Departemen Pendidikan nasional. (2016). “Metodologi Pembelajaran Berdasarkan Nilai-Nilai Budaya”, http://rumahinspirasi.com/18-nilai-dalampewndidikan-karakter-bangsa/bahan Pelatihan Penguatan Metodologi pembelajaran berdasarkan Nilai-Nilai Budaya untuk Membentuk Daya Saing dan karakter bangsa, di akses pada tanggal 25 Juli
Direktorat Pendidikan Dasar. (2011). Policy Brief Pendidikan karakter Untuk membangun Karakter bangsa. Jakarta
Djalal, Fasli, dkk. (2011). Panduan Pendidikan karakter. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional (Balitbangkur)
Furchan, Arif. (1982). Pengantar Metode Penelitian Kualitatif, Surabaya: Usaha Nasional,
Hawasi. (2016). ”dalam kearifan Lokal yang terkandung dalam sastra mistik Jawa”, D39, Proceeding PESAT (Psikologi, Ekonomi, Sastra, arsitek, dan Sipil) AuditoirumGunadharma,http://search.mywebsearch.com/mywebsearch/GGmain.jhtml?searchfor=kearifan+lokal+terkadang+dalam+sastra+mistik di akses tanggal 5 Juni
Hidayat, Komarudin. (2004). Merawat Budaya, Kompas
Isjoni. (2006). “Pendidikan Sebagai Investasi Masa Depan”, Jakarta: Yayasan Obor
Kartono, Kartini. (1997). Tinjauan Politik Mengenai Kririk dan Sugesti, Jakarta: PT. Pradnya Paramita
Kementerian Pendidikan Nasional. (2011). Panduan Pelaksanaan Pendidikan karakter, Balitbang Puskurbuk
Koesoema, Doni. (2007). Pendidikan karakter Strategi mendidik Anak di Zaman Global, Jakarta: Grasindo

Krishna, Anand. (2015). “Wedhatama Bagi Orang Modern”, http://localwisdom.com/2008/01/quo-vadis.pendidikan.html di akses tanggal 20 Desember jam 15.50
Maarif, A. Syafii. (2009). Islam dalam Bingkai Keindonesiaan: Sebuah Refleksi Sejarah, Jakarta: PT. Mizan Pustaka
Najiyah MA Raodhah. (2016). Pendidikan Berkearifan Lokal:, di akses tanggal 7 Juni
Nasir, M. (2003). Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indah
Nata Abudin. (2010). Ilmu pendidikan Islam dengan pendekatan Multidisipliner. Jakarta: Rajawali Pers
Nuryadi yadi. (2016) ” Model Pendidikan karakter Berbasis Kearifan Lokal” (Penelitian Terhadap Masyarakat kampong Benda Kerep Cirebon Provinsi Jawa barat untuk Pengembangan pendidikan karakter di Sekolah”, http://file.upi.edu/Direktori?PROCEEDING/UPIUPSI/2010/Book_3/MODEL_PENDIDIKAN_KARAKTER_BERBASIS_KEARIFAN_BUDAYA_LOKAL_%28Penelitian_terhadap_Masyarakat_Adat_Kampung_Benda_Kerep_Cirebon_Provinsi_Jawa_barat_untuk_Pengembangan_Pendidikan_Karakter_di_sekolah%29. PDF di akses 25 Juli
Ohmae, Kenichi. (1995). The End of Nation State: The rise of Regional Economies: California University Press
Rasyid, A. (2016) “Membahas Dalil-Dalil Hukum”, Hukum Islam Al Urf http://www.fahmina.or.idpbldfp.indofiqh-madzhab-indonesia.pdf di akses pada tanggal 3 Juli
Samego, Indria, (2016) “Menumbuhkan (kembali) Nasionalisme Melalui Nilai-NilaiKearifanLokal”,http://www.setneg.go.id/index.php?itemid=222&id=2796&option=com_content&task=view
Sardjiyo dan Paulina Pannen, Pembelajaran Berbasis Budaya: Model Inovasi Pembelajaran Dan Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi, dalam Jurnal pendidikan Vol 6, no. 2
Sartini. (2016) “Menggali kearifan Lokal Nusantara Sebuah Kajian Filsafati”:http://Indonesia.com/wpccontent/uploads/2009/02/menggaliKearifan Lokal Nusantara
Satori Djam’an & Aan Komariyah. (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta
Soedarso, Soemarno. (2007) “Membangun kembali Jati Diri bangsa”, Jakarta: PT Media Komputindo
Sugiono. (2011). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta
Tim Kreatif LKM. (2011). Restorasi Pendidikan Indonesia Menuju Masyarakat Terdidik berbasis Budaya. Jakarta: Ar-Ruzz Media
Tolkhah, Imam. (2011). Empat Pilar Kebangsaan dan Pendidikan Agama Islam. Jakarta: kementerian Agama RI Dirjen Pendis Direktorat Pendais
Tukijo. (2016). “Membangun Karakter dengan Kearifan Loka/”, http://zamenisme.com/2011/07/25/pendidikan_karakter_bangsa_alternatifmembangun
Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bandung: Citra Umbara
Wugo, Edmund. (2009) Misi, Misiologi, evangeliasasi di Indonesia. Yogyakarta: Kanisius
Wuryandari, Wuri. (2016) Integrasi nilai-nilai Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Untuk Menanamkan Nasionalisme di sekolah dasar”,http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/BINTEGRASI20NILAINILAIKEARIFAN%20LOKALDALAM%20PEMBELAJARANUNTUKMENANAMKANNASIONALISME%20DI%20SEKOLAH%20DASAR.pdf di akses 25 Juli 2016
Yahya,Mukhtar.(2016)“istidlal”,http://file.upi.edu/Direktoti?FPBS/Jur._PEND._BAHASA_ARAB/195510071990011-DEDENG_ROSIDIN/ ISTIDLAL. pdf di akses 30 Juni 2016
Zuriah, Nurul. (2007). Metodologi Penelitian Sosial dan Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara
Published
2017-05-20
How to Cite
FAIZIYAH, Arnani. Transforamsi Nilai-Nilai Religius dalam Pembentukan Karakter ;Studi Kasus Pada Siswa Smk Arrahmah Purwotengah Papar Kediri. Intelektual: Jurnal Pendidikan Islam, [S.l.], v. 7, n. 1, p. 12-21, may 2017. ISSN 0000-0000. Available at: <http://ejournal.iai-tribakti.ac.id/index.php/intelektual/article/view/358>. Date accessed: 23 oct. 2017.