Penanaman Pendidikan Karakter melalui Jam'iyah Diba'iyah di Desa Plumbon Gambang Gudo Jombang

  • Anik Anggraini STIT Al-Urwatul Wutsqo Bulurejo Jombang
  • Mukani Mukani SMA Negeri 1 Jombang
Keywords: Jama’ah diba’iyah, Planting, Education character

Abstract

Tradition of reading dibaiyah is recognized as one of culture form. This activity comes from religious Arabic literature. It is an old literary book, but still accepted by the wider community today. This article discusses a planting of character values form carried out through habituation at jamiyah dibaiyah in Gambang Plumbon Gudo Jombang. Data collecting technique in this research are interview, observation and documentation. This research concludes that Hidayatul Mubtadiin is the name of the activity aimed to form muslim generations who have high character, conducted every Saturday night by reading Shalawat together in rhythm. The next, the teenage character of Plumbon Gambang is poor because the environmental factor does not support the dibaiyah activity and parents pay less attention to their children. The last is the cultivating of character value to the teenage through habituation methods by four stages, such as approaching the members, giving mauidzah hasanah, warning and educative punishments.

Tradisi pembacaan dibaiyah diakui sebagai salah satu bentuk yang berakar dari kultural. Kegiatan ini berasal dari karya sastra Arab keagamaan atau sastra kitab yang sudah begitu tua dan masih diterima masyarakat luas dari waktu ke waktu. Artikel ini mengkaji bentuk-bentuk penanaman nilai-nilai karakter yang diwujudkan dalam bentuk pembiasaan pada jamiyah ibaiyah di Desa Plumbon Gambang Gudo Jombang. Tulisan field research ini menggunakan teknik pengumpulan berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Kesimpulan tulisan ini meliputi tiga hal. Pertama adalah kegiatan komunitas dibaiyah di desa ini bernama Hidayatul Mubtadiin yang bertujuan membentuk generasi muslim berkarakter mulia, dilaksanakan secara rutin Sabtu malam, di dalamnya dilakukan pembacaan shalawat Nabi Muhammad Saw dari kitab Maulid al-Dibai secara berjamaah disertai irama lagu. Kedua adalah bahwa karakter anak Desa Plumbon Gambang dikategorikan kurang baik, karena faktor lingkungan yang tidak mendukung kegiatan dibaiyah dan orang tua juga kurang memperhatikan anaknya. Ketiga adalah proses penanaman nilai-nilai pendidikan karakter pada anak melalui jamiyah dibaiyah ini dengan memakai metode pembiasaan, yang melalui empat tahapan, yaitu melakukan pendekatan kepada anggota, memberikan mauidzah hasanah, anggota diberi peringatan dan hukuman yang mendidik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdusshomad, Muhyiddin. Fiqh Tradisionalis. Malang: Pustaka Bayan, 2016.
Aini, Adrika Fithrotul. “Living Hadis Dalam Tradisi Malam Kamis Majelis Shalawat Diba’ Bil-Mustofa.” Ar Raniry?: International Journal of Islamic Studies 2, no. 1 (June 30, 2015): 159–72. https://doi.org/10.20859/jar.v2i1.35.
Alfiyah. Interview, April 1, 2018.
———. Interview, April 2, 2018.
Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta, 2010.
Ashari, Hasim, and Fadli Munawar Manshur. “TRADISI ‘BERZANJEN’ MASYARAKAT BANYUWANGI KAJIAN RESEPSI SASTRA TERHADAP TEKS AL- BARZANJI” 2, no. 3 (n.d.): 9.
Batubara, Rohandi Yusuf. “Diba’an Di Dusun Pedusan Desa Argosari Kecamatan Sedayu Kabupaten Bantul,” Skripsi Tidak Diterbitkan.” Thesis, Fakultas Adab UIN Sunan Kalijaga, 2016.
Fuad, Jauhar. “PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PESANTREN TASAWUF.” Jurnal Pemikiran Keislaman 23, no. 1 (February 28, 2013). http://ejournal.iai-tribakti.ac.id/index.php/tribakti/article/view/13.
Gunawan, Heri. Pendidikan Karakter Konsep Dan Implementasi. Bandung: Alfabeta, 2012.
Husnayaini, Nida Ulina. “Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak Dalam Kitab Maulid Ad-Diba’i Dan Korelasinya Dengan Tujuan Pendidikan Islam.” Thesis, Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Ampel, 2016.
Jati, Wasisto Raharjo. “TRADISI, SUNNAH DAN BID’AH: Analisa Barzanji Dalam Perspektif Cultural Studies.” EL HARAKAH (TERAKREDITASI) 14, no. 2 (June 26, 2013): 226–42. https://doi.org/10.18860/el.v14i2.2315.
Makruf, M. Anang. “Internalisasi Pendidikan Akhlak Pada Anak Dalam Kegiatan Jam’iyah Diba’iyah Di Desa Rejoagung Ngoro Jombang.” Thesis, STIT-UW, 2015.
Mawardi, Kholid. “Shalawatan: Pembelajaran Akhlak Kalangan Tradisionalis.” INSANIA?: Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan 14, no. 3 (2009): 500–511. https://doi.org/10.24090/insania.v14i3.366.
Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2010.
Muslich, Masnur. Pendidikan Karakter. Jakarta: Bumi Aksara, 2011.
Narbuko, dkk, Colid. Metodologi Penelitian. Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2008.
Relianto, Idih Tri. “ESTETIKA KESENIAN TERBANG PAPAT DALAM TRADISI KARNAVAL AMPYANG MAULUD NABI MUHAMMAD SAW DI DESA LORAM KULON KECAMATAN JATI KABUPATEN KUDUS.” Catharsis 4, no. 1 (2015). https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/catharsis/article/view/6824.
Sa’diyah, Halimatus. Interview, April 2, 2018.
Sulikah. Interview, March 31, 2018
Published
2018-12-27
Section
Articles